Tim Golok Day Kota Cilegon Lawatan Ke Asia Tenggara

0
53

CILEGON, (BTP) – Tim Golok Day Festival yang didampingi oleh Federasi Pencak Silat Tradisional Internasional (FPSTI) melakukan lawatan ke dua negara Asia yaitu Malaysia dan Singapura.

Lawatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian sosialisasi kegiatan golok day khususnya di wilayah Asia mulai Rabu (13/03/2019) lalu.

Melalui rilis yang diterima Bantentop.com, kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut membawa tiga agenda yaitu silaturahmi bersama pesilat lima negara Asia, menyampaikan undangan Golok Day Festival dan sharing mengenai perkembangan pencak silat Nusantara.

Hari pertama lewatan tersebut diisi dengan silaturahmi dan sharing pencak silat bersama para pelaku pencak silat Malaysia. Pada kesempatan tersebut, Ruzaidi Abd Rahman yang akrab disapa Wak Didik yang merupakan Ketua Betakos Malaysia yang juga juara dunia ikut berbagi pengalaman.

Hadir pula Ketua Silat Tua Langkah (STL) 4 Malaysia, Pak Man Kampa, Ketua Persatuan Bentan Malaysia, Dato Nazri Al Bentan, Ketua Akademi Seni Tradisional Melayu, Mohd Herin bin Mansor yang merupakan pemilik binmansor.com (Tanjak Mahkota by Mansor Malaysia), Presiden Federasi Pencak Silat Tradisional Internasional (FPSTI) Malaysia, Zainul Azhar atau Uda Joni yang juga merupakan Juru Latih STL4 Malaysia, dan Paduka Perguruan Silat Lincah Malaysia, Johari Jantan.

Pada kesempatan tersebut, Tim Golok Day dan para tokoh silat Malaysia saling bertukar pengalaman dalam melestarikan dan memajukan pencak silat di wilayah masing-masing. Kegiatan juga diisi dengan penampilan dari Wak Didik, yang memperkenalkan Silet Bertuah, Pak Man Kampa menampilkan Silet Langkah Ampek dan dari Indonesia diwakili oleh Pesilat Cilegon (HPPB) Bambang Andrianto yang juga Ketua Padepokan Jawara menampilkan jurus Bandrong.

“Hari kedua diisi dengan agenda kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan silaturahmi ke beberapa Studio (padepokan) silat dan melakukan tampil bersama di LCC,” ujar Rahmatsyah perwakilan FPSTI.

Kehadiran Tim Golok Day disambut perwakilan KBRI Krisna didampingi dengan Bambang. Krisna menyampaikan rasa bangga atas kunjungan para pesilat Indonesia dan Malaysia yang datang bersilaturahmi. “Ini merupakan kunjungan pertama para pesilat ke KBRI,” ucap Krisna.

Kunjungan ke KBRI dilaksanakan dalam rangka silaturahmi dan sosialisasi Golok Day sekaligus menginformasikan hubungan silaturahmi yang baik antara pesilat Indonesia dengan Malaysia.

Krisna sangat mengapresiasi hubungan baik yang terjalin antara pesilat Indonesia dan Malaysia yang selama ini terjalin dengan baik. Silaturahmi berbasis budaya yang dijalin antara pesilat Indonesia dengan Malaysia ini menjadi penguat hubungan tersebut.
Usai dari KBRI, rombongan menuju Malaysia Tourism Information (MATIC) dan LCC. Di tempat ini rombongan berkesempatan menampilkan pencak silat di hadapan puluhan turis.

Perjalanan dilanjutkan menuju utara Kuala Lumpur ke tempat salah satu guru besar Pencak Silat Malaysia yaitu Apa Buchori. “Apa Buchori merupakan seorang pesilat senior yang menguasai beragam aliran pencak silat,” ucap Buya Subakir selaku public relation kegiatan roadshow lintas negara.

Menurut Buya Subakir, di usianya ke 95, Apa Buchori sangat bersemangat menerima rombongan dan berkenan menunjukkan beberapa jurus aliran silek langkah bertuah.

“Diantara petuah yang diberikan oleh Apa Buchori kepada rombongan yaitu belajarlah mengenal, bukan untuk dikenal,” ucap Buya Subakir.

Menurut Bambang Bambang Andrianto, Ketua Pelaksana Golok Day Festival 2019, pada hari ketiga, rombongan berkunjung ke Singapura untuk menyampaikan undangan ke beberapa lembaga atau perguruan silat disana.

“Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan pesilat lima Negara meliputi Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Brunai,” katanya.

Pertemuan tersebut menurut Bambang, memiliki dua agenda yaitu sosialisasi dan menyampaikan undangan Golok Day serta sepakat untuk menjalin silaturahmi pesilat lintas negara dengan wadah Federasi Pencak Silat Tradisional Internasional (FPSTI).

“Beberapa kesepakatan yang dibangun dalam pertemuan tersebut diantaranya adalah komitmen bersama untuk menjaga, melestarikan dan mengangkat budaya nusantara berlandaskan cinta,” kata Bambang

Bambang mengatakan, pada pertemuan tersebut juga tercetus sebuah komitmen bersama untuk menjalin silaturahmi berbasis budaya, merencanakan untuk menyelenggarakan event yang mengangkat budaya nusantara lintas negara.

“Mereka juga berkomitmen untuk mendukung serta mensukseskan event Golok Day Festival 2019 di Kota Cilegon,” kata pria yang juga menjabat Sekjend IPSI Kota Cilegon tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Cilegon, Heri Mardiana yang ditemui beberapa waktu lalu, mengapresiasi pelaksana Golok Day Festival yang melakukan sosialisasi sampai ke Asia.

“Hal ini menjadi jembatan silaturahmi lintas negara khususnya di Asia dan berharap dapat menarik minat wisatawan Malaysia berkunjung ke Indonesia khususnya ke Cilegon,” kata Heri. (AKA/BTP)

Comments are closed.