Bawang Putih dari Disperindag Banten Ditolak Pedagang

0
25

CILEGON (BTP) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten mendistribusikan 3,6 ton bawang putih ke Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Kamis (02/05/2019).

Berdasarkan pantauan bantentop.com, beberapa pedagang mengembalikan bawang tersebut lantaran dinilai memiliki kualitas buruk.

Kasubag Tata Usaha UPTD Pasar Kranggot Cilegon, Aceng Syarifudin membenarkan kejadian tersebut.

“Betul hari ini Disperindag Provinsi Banten telah mendistribusikan bawang putih sebanyak 3,6 ton. Namun sayang kualitasnya kurang baik, karena ada beberapa pedagang yang mengembalikanya kepada petugas,” katanya.

Aceng menjelaskan, alasan dikembalikanya bawang putih tersebut karena kondisi bawang putih tidak seperti biasanya. “Rata-rata pengakuan dari pedagang, aroma bawang tidak sedap dan pada saat dipegang tidak keras,” jelasnya.

Aceng mengaku, pendistribusian bawang putih tersebut untuk menekan harga bawang putih di sekitar Kota Cilegon yang mencapai Rp. 50 ribu perkilogram.

“Untuk menekan harga bawang putih di Pasar Baru (Kranggot). Namun pas terakhir saya ke lapangan harganya masih tetap Rp. 50 ribu/kg, masih belum stabil. Kita meminta pihak Disperindag Provinsi Banten untuk segera menjadwalkan kembali pendistribusian barang tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ida seorang pedagang menuturkan, bawang putih dari Disperindag Banten memang harganya murah tapi tidak bisa dijual.

“Bawang putihnya begitu, dari aroma dan warna kayak nggak enak untuk dimakan,” ucapnya singkat. (AKA/BTP)

Comments are closed.