Lalu Lintas Kendaraan Pengangkut Hewan Ternak Meningkat

0
32

CILEGON (BTP) – Pengawasan terhadap arus lalu lintas angkutan hewan ternak meningkat selama beberapa hari terakhir. Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon mencatat dalam sehari sekitar 100 lebih sertifikat kesehatan hewan dikeluarkan.

Kepala Wilayah Kerja (Wilker) Pelabuhan Penyeberangan Merak Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon, Fitria Sari menyatakan, terdapat peningkatan arus lalu lintas kendaraan hewan ternak dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera maupun sebaliknya.

Peningkatan ini disebabkan oleh tingginya permintaan daging hewan ternak pada bulan suci Ramadan.

“Peningkatan sudah mulai terasa sejak awal Ramadan dibandingkan bulan biasanya,” kata Fitria saat ditemui dikantornya, Kamis (09/05/2019).

Fitria melanjutkan, pihaknya terus meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut hewan ternak dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera maupun sebaliknya yang melintas melalui Pelabuhan Merak.

“Kita periksa terlebih dahulu hewan sebelum dikirim ke tempat tujuan seperti sapi, kerbau, kambing dan domba. Setelah dinyatakan sehat kita perbolehkan melanjutkan perjalanan dan kita keluarkan sertifikat kesehatan hewan yang dalam sehari mencapai 100 sertifikat,” ujarnya.

Fitria berujar, pemeriksaan tersebut perlu dilakukan untuk menjamin kondisi hewan dan daging yang dibawa dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera atau sebaliknya tetap dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi.

“Hewan yang telah kita periksa dijamin kesehatannya dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” imbuhnya. (AKA/BTP)

Comments are closed.