Sterilisasi Jalur Kota Cilegon, Belasan Gepeng Dirazia Petugas

0
37

CILEGON (BTP) – Puluhan gelandangan dan pengemis serta anak jalanan (gepeng) yang berkeliaran di sepanjang jalan protokol Kota Cilegon diamankan dalam razia sterilisasi yang digelar oleh petugas gabungan dari Dinas Sosial dan Dinas Satpol PP Kota Cilegon, pada Rabu sore (15/05/2019).

Pantauan di lapangan, razia yang dimulai dari jalur PCI hingga lampu merah damkar ini sempat mendapat perlawanan. Beberapa gepeng terlihat meronta-ronta saat hendak dibawa oleh petugas.

Bahkan saat petugas hendak mengamankan salah satu pengemis di bawah jembatan penyeberangan kawasan supermall, pengemis yang satu ini beralasan mengalami pusing dan sakit kepala agar tidak dibawa petugas. Namun petugas tetap membawanya ke dalam mobil.

Tak hanya itu, di tempat terpisah petugas juga mendapati pengemis yang nekat kabur saat mengetahui petugas hendak membawanya. Pengemis tersebut masuk ke dalam minimarket untuk bersembunyi, namun petugas mengejarnya dan menggiringnya ke dalam mobil.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Kota Cilegon, Mamat Slamet menuturkan razia ini dilakukan untuk mensterilisasi dari para gelandangan dan pengemis serta anak-anak jalanan. Mereka dinilai mengganggu keindahan dan kebersihan kota juga melanggar perda nomor 5 tahun 2003 tentang K3.

“Para gelandangan dan anak-anak jalanan ini semakin bertambah jumlahnya. Apalagi saat memasuki bulan suci Ramadan, banyak para gelandangan musiman yang kadang kerap memaksa warga untuk memberikan sedekah,” kata Mamat.

Mamat juga melanjutkan, sebanyak 13 orang berhasil diamankan yang terdiri dari gelandangan pengemis dan anak jalanan.

“Kita bina di panti rehabilitasi bagi para pengemis yang benar-benar warga Kota Cilegon, dan pengemis warga luar Kota Cilegon kita koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Serang dan menyerahkannya untuk dilakukan pembinaan,” ujarnya.

Razia ini, kata Mamat akan terus dilakukan hingga menjelang hari raya Idul Fitri. (AKA/BTP)

Comments are closed.