Dishub Kota Serang Sidak Areal Parkir Kawasan Wisata Banten Lama

0
35

SERANG (BTP) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang lakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kawasan Banten Lama guna mengantisipasi lahan parkir liar dan penarikan tarif diluar aturan, Jumat (14/06/2019).

Berdasarkan pantauan di lapangan, Dishub Kota Serang hanya melakukan sidak di dua tempat, yakni Kawasan Penunjang Wisata (KPW) dan terminal Sukadiri.

“Kalaupun ada lahan parkir di pinggir museum, dekat masjid, maupun di tanah warga itu bukan kewenangan kami,” kata UPT Parkir Dishub Kota Serang Ahmad Yani.

Menurut Ahmad, dalam Peraturan Daerah (Perda) No 13 tahun 2014 jenis retribusi parkir yang dikelola oleh Pemkot Serang terdapat empat jenis pembayaran.

“Untuk roda dua tarifnya Rp. 1.000 berwarna biru, roda empat dengan kapasitas 9 orang Rp. 3 ribu berwarna merah muda (pink), kapasitas maksimal 25 orang ditetapkan Rp. 5 ribu dengan warna hijau nyala dan kendaraan bus ditetapkan Rp. 7.500 dengan warna putih dan semuanya dilengkapi korporasi,” ujarnya.

Disisi lain, Kepala Dishub Kota Serang Maman Lutfi menegaskan pihaknya akan mencabut ijin pengelola jika pihak ketiga melakukan pungutan liar terhadap pengunjung serta melanggar ketentuan Perda.

“Pihak ketiga diberikan pengelolaannya lewat MoU dan tidak memiliki kewenangan terkait mencetak kartu parkir. Jika ada pungli, sanksi terberat dicabut perjanjiannya,” tegasnya.

Untuk menindaklanjuti persoalan parkir liar, Maman melanjutkan, pihaknya akan berkomunikasi secara persuasif dengan pihak pengelola.

“Karena kami juga punya rasa tanggung jawab. Terkait parkir yang diluar kewenangan kami, kami akan coba dengan cara persuasif, komunikasi dengan kenadiran serta kecamatan dan kelurahan,” ujarnya (RKA/BTP)

Comments are closed.