Walikota Serang Minta Dishub Tertibkan Parkir Liar di Kawasan Banten Lama

0
36

SERANG (BTP) – Walikota Serang Syafrudin meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang untuk menertibkan juru parkir liar yang membandel di Kawasan wisata religi Banten Lama, Jumat (14/06/2019).

Juru parkir ini kerap membuat pengunjung resah lantaran memungut biaya parkir diluar aturan (Perda) atau dengan cara sewenang-sewenang.

Banyak masyarakat mengeluhkan pembayaran parkir hingga Rp. 5 ribu untuk kendaraan roda dua. Bahkan ada beberapa pengunjung yang diminta membayar tiket masuk kawasan tersebut. Padahal, sejak diberlakukannya Banten Lama sebagai pusat wisata religi tidak ada pembayaran apapun.

Menanggapi hal itu Walikota Serang Syafrudin menjelaskan, berdasarkan Perda No 13 Tahun 2014, pembayaran parkir roda dua di wilayah Kota Serang hanya sebesar seribu rupiah.

“Besaran retribusi parkir itu sama dengan parkir yang lain, seperti di tepi jalan yaitu untuk motor seribu, mobil kapasitas 9 orang Rp. 2 ribu, yang di atas 9 orang ada yang Rp. 5 ribu dan ada yang Rp. 7.500,” katanya.

Syafrudin yang pernah menjadi Kepala Dishub Kota Serang itu juga menuturkan, kebijakan parkir yang dikelola oleh Pemerintah Kota Serang hanya ada di dua tempat yakni di Sukadiri dan KPW.

“Yang kami berikan SK itu cuma dua tempat yaitu di Sukadiri dan KPW, kalau ada yang lain mengelola baik masyarakat maupun organisasi diluar tanggung jawab kami,” tuturnya.

Ia juga mengatakan akan menindak tegas terhadap oknum yang memanfaatkan halaman Situs Surosowan sebagai lahan parkir.

“Saya menginstruksikan ke Dishub untuk melakukan pengecekan di lapangan, kalau masih ada karcis yang liar harus diambil untuk diamankan,” tegasnya.

Ditempat yang sama, hal senada disampaikan Kepala Bidang Dalops dan rekayasa lalu lintas, Heru Najaya bahwa pihaknya akan melakukan penertiban langsung ke lapangan untuk mengantisipasi peredaran karcis liar.

“Secepatnya kami akan turun mengecek kawasan Banten Lama soal karcis ilegal,” katanya.

Dikatakan Heru, Banten Lama yang menjadi icon Kota Serang sebagai wisata religi memang masih banyak kendala. Selain dimanfaatkan oknum tertentu, juga revitalisasi yang belum rampung. Sehingga saat ini kawasan Banten Lama masih menjadi prioritas Pemerintah Provinsi.

“Soal tiket seharusnya ditolak saja kalau tidak sesuai, bayar Rp5 ribu itu untuk roda empat,” tukasnya. (RKA/BTP)

Comments are closed.