PT. KIEC Akan Kelola Seluruh Lahan PT. KS

0
26

CILEGON – (BTP) – Diusianya yang ke 37 tahun, PT. Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC) mendapatkan kepercayaan untuk mengelola seluruh lahan diluar pabrik PT. Krakatau Steel.

Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC), Priyo Budianto mengaku bersyukur telah diberikan kepercayaan oleh PT. Krakatau Steel untuk mengelola aset perusahaan pelat merah tersebut.

“Memang bagi kami, ini merupakan tantangan baru. Tapi tantangan ini cukup menarik karena bisnis PT. KIEC properti. Properti itu memang harus banyak lahan, banyak aset. Jadi tanpa harus mengeluarkan finansial, tiba-tiba kita diberikan lahan-lahan yang sangat besar untuk dikelola, diluar pabrik KS untuk dikelola KIEC,” katanya saat perayaan HUT PT KIEC ke-37 di Wisma Krakatau, Rabu (19/06/2019).

Untuk itu, Priyo beserta manajemen akan bekerja keras mengelola lahan-lahan atau aset-aset yang belum termanfaatkan selama ini. Selain menjadi tantangan hal ini juga menjadi peluang bagi perusahaan.

“Memerlukan kerja keras, pemikiran, kreatifitas dari seluruh manajemen untuk bisa membuat aset-aset atau lahan-lahan yang tadinya tidak termanfaatkan menjadi termanfaatkan dan mempunyai nilai tambah bagi perusahaan baik dari segi profit maupun penataannya. Jadi memang ini peluang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Priyo menerangkan bahwa akan melakukan maping terlebih dahulu untuk mencari peluang bisnis yang cocok di kota industri ini. KIEC menurutnya, memiliki tiga unit bisnis, yaitu industrial property, commercial property, dan residential property.

“Jadi lahan-lahan ini akan kita kaji cocoknya untuk apa?. Dikembangkan untuk apa?. Sekarang kita baru tahap itu. Kan penyerahnnya baru sebulan yang lalu kurang lebih. Jadi kita perlu maping, kita petakan cocoknya untuk apa. Dan bisnis apa yang cocok di Cilegon. Kita harus pelajari jangan sampai salah arah,” terangnya.

Priyo menambahkan bahwa lahan yang akan diberikan untuk dikelola KIEC sekitar 200 hektar termasuk lahan yang ada di Jakarta sedangkan untuk perumahannya seluas 180 hektar.

“Belum yang lain-lain tepatnya saya belum (melihat) data, tapi saya kira lebih dari 200 hektar. Karena ada lahan-lahan yang di Jakarta juga yang tidak teropimalkan. Itu juga diserahkan untuk bisa dikelola dan dikembangkan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Silmy Karim mengaku optimis PT KIEC bisa mengelola lahan perusahaan BUMN itu. “Biar fokus kan, KS fokusnya ke baja, KIEC biar fokus ke properti supaya maksimal. Lahan kita optimalkan di KIEC, toh anak perusahaan yang 100 persen milik perusahaan KS,” ujarnya. (AKA/BTP)

Comments are closed.