Pemkot Cilegon Launcing Go Digital Kependudukan

0
27

CILEGON (BTP) – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan launching Go Digital dan penandatanganan kerjasama dengan beberapa mitra kerja, Kamis (20/06/2019).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi dan turut dihadiri oleh Niluh Mertasih selaku Kasi Dokumentasi Direktorat Pendaftaran Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta beberapa perusahaan swasta dan ketua RT/RW se-Kota Cilegon.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi memaparkan, penduduk Kota Cilegon telah memiliki ketunggalan identitas yang diakui oleh kementerian Dalam Negeri yaitu sebanyak 416.866 jiwa.

Beberapa progres penerbitan dokumen yang sudah dilaksanakan Disdukcapil Kota Cilegon yaitu penerbitan kutipan akte kelahiran bagi anak usia 0 sampai dengan 18 tahun sebanyak 124.108 jiwa yang sudah memiliki akte kelahiran, 92,50% dari 134.176 anak.

“penerbitan KTP EL di Kota Cilegon sebanyak 296.269, dan KTP El yang sudah tercetak sebanyak 439.887 dan juga dalam penerbitan KK sebanyak 128.751,” terangnya.

Edi juga mengungkapkan bahwa Disdukcapil Kota Cilegon telah melakukan launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan yang bertujuan agar masyarakat sadar akan kepemilikan dokumen kependudukan.

“Hari ini kita telah melakukan launching Go Digital, pengguna digital untuk kepengurusan data administrasi kependudukan. Pencapaian yang luar biasa ini tentunya tidak lepas dari peran serta dari para camat, lurah serta para ketua RT/RW. Semoga selanjutnya bisa membuat pelayanan administrasi kependudukan menjadi lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Kedapannya Edi berharap kepada semua ketua RT dan RW agar selalu aktif dalam mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang baik kepada semua masyarakat. “Dalam meningkatkan tertib administrasi kependudukan dan catatan sipil,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disdukcapil Kota Cilegon Hayati Nufus menjelaskan, launching tanda tangan elektronik dilakukan untuk mempermudah administrasi kependudukan. Saat ini, tanda tangan di akta kelahiran dilakukan secara elektronik menggunakan barcode.

“Jadi kalau Kepala Disdukcapil lagi di luar kota masih tetap bisa terlayani. Kami juga menginformasikan kepada warga bahwa di dalam KK (Kartu Keluarga) tidak ada lagi tanda tangan kepala Disdukcapil, tapi diganti dengan barcode,” jelasnya.

Nufus mengungkapkan, selain launching tanda tangan elektronik, pihaknya juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan beberapa pihak swasta diantaranya KFC, Asa Sport Center, Krakatau Water World, Kolam Renang Metro Cilegon.

“Bagi anak yang masuk ke tempat tersebut akan mendapat diskon dengan syarat menunjukan KIA bagi anak 0-17 tahun. Ini upaya kami meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pembuatan KIA,” ungkapnya.

Ditambah lagi, kata Nufus, Disdukcapil Cilegon juga melakukan kerjasama dengan BPRSCM terkait data kependudukan. Kerjasama tersebut untuk memudahkan BPRSCM mengakses data kependudukan para nasabah. “Kami berharap warga Cilegon bisa membuka rekening di BPRSCM,” pintanya. (AKA/BTP)

Comments are closed.