KPU KABUPATEN SERANG AJUKAN ANGGARAN PILKADA 2020 Rp85 MILIAR

0
23

SERANG – Terkait Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020 kabupaten Serang , Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang akan memulai tahapan persiapan dan pelaksanaan sesuai dengan draft pilkada tahun 2020 yang sudah diekspose oleh KPU RI. KPU kabupaten Serang akan memulai tahapan tersebut pada bulan september 2019 tentang penyusunan program dan anggaran.

Demikian hal tersebut dikatakan oleh Abidin Nasyar Ketua KPU Kabupaten Serang saat ditemui diruang kantornya, Rabu (3/7).

“KPU RI kemarin sudah ekspose draft tahapan pilkada dan aturan terkait dengan pilkada 2020,” katanya.

Abidin mengatakan, pertama pihaknya akan membahas perencanaan perundang-undangan terkait pilkada. Walaupun sudah ada tahapan dari KPU RI tentang penyusunan program dan tahapan, namun pihaknya juga menyusun kegiatan-kegiatan yaitu sosialisasi dan publikasi persiapan pilkada 2020.

“Pertama kita akan membahas perencanaan perundang-undangan terkait pilkada, penyusunan program dan tahapan walaupun sudah ada tahapan dari KPU RI, tetapi kita juga menyusun kegiatan seperti sosialisasi dan publikasi persiapan pilkada 2020 itu,” tukasnya.

KPU kabupaten Serang juga menurutnya akan melakukan recrutmen badan Ed Hoc pada bulan Januari tahun 2020, dan penyerahan DP 4 (Data Pemilu) dari Disduk Capil kabupaten Serang kepada KPU pada bulan Februari tahun 2020.

“Pemutakhiran data pemilih itu sudah masuk 2020 jelang setahun pelaksanaan,” terangnya.

Lanjut Abidin, anggaran yang diajukan untuk melaksanakan Pemilihan Bupati Serang tahun 2020 kepada pemerintah daerah senilai 85 milyar melalui dana hibah untuk persiapan dan tahapan pelaksanaan, namun menurutnya anggaran sebesar itu akan habis banyak di badan Ed Hoc.

“Ed Hoc kita hitung semisalnya di kabupaten Serang ada 3000 tps, 3000 kali 9 orang, taro rata-rata misalkan 500 ribu itu sudah berapa milyar, belum lagi PPS ada 326 desa kali 6, kalo rata-rata misalkan satu juta sudah berapa, kemudian ada 8 PPK dan sekretariat PPK ada 3 kali saja disetiap kecamatan yang ada di kabupaten Serang, itu habis untuk Ed Hoc mah KPU nya mah dikit,” ujarnya.

Kemudian ada beberapa barang yang harus dibeli, seperti bilik dan kotak suara.

“Kalo dulu kan bilik dan kotak suara dari alumunium dan itu bisa dipake berulang-ulang, kalo sekarang kan dari kardus dan itu hanya satu kali pakai,” terangnya.

Ia pun mengatakan kemungkinan anggaran sebesar 85 milyar tersebut akan bertambah maupun berkurang, sesuai dengan kebutuhan dan harga pasar.

“Kita juga survey harga pasar berapa, jadi jangan kaget anggaran segitu besar amat, padahalkan apa gitu kan,” tandasnya.

Jika anggaran tersebut masih tersisa, menurutnya pihaknya akan mengembalikan sisa anggaran tersebut kepada kas daerah.

Adapun target yang diharapkan oleh KPU kabupaten Serang untuk partisipasi pilkada tahun 2020 sebesar 90 persen, menurutnya, hal tersebut berkaca pada pilkada lalu menempatkan kabupaten Serang dengan partisipasi terendah ke 3 se-Indonesia yang hanya mencapai 54 persen dari target yang di inginkan sebesar 90 persen.

“Kami berharap partisipasi masyarakat pada pilkada 2020 ini meningkat, tugas ini bukan hanya kami sebagai penyelenggara, dalam hal ini bagaimana masif calonnya juga partai politik bergerak mesin politiknya sosialisasi kepada masyarakat sehingga animo masyarakat tinggi untuk datang ke bilik suara,” terangnya.

Pelaksanaan pilkada kabupaten Serang akan dilaksanakan pada tanggal 23 september 2020 sesuai pada draft PKPU. (US/red)

Comments are closed.