Hindari Pungli, Camat Purwakarta Ajak Warga Gunakan Teknologi

0
56

CILEGON – (BTP) – Guna mencegah agar tidak terjadinya tindakan Pungutan Liar (Pungli) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kantor Kecamatan, Camat Purwakarta Kota Cilegon mengajak warga untuk dapat memanfaatkan alat teknologi pada saat melakukan proses perizinan maupun memproses surat keterangan lainnya.

Camat Purwakarta Balukia Iqbal yang ditemui di ruang kerjanya, senin (15/07/2017) mengatakan, bagi warga Kota Cilegon khususnya warga yang berada di Kecamatan Purwakarta agar dapat memanfaatkan alat teknologi pada saat hendak memproses perizinan, seperti SMS, Whatsapp dan lain sebagainya.

“Memanfaatkan peralatan teknologi ini dilakukan untuk menghindari terjadinya tindakan pungli di kantor Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon,” katanya.

Menurutnya, dengan menggunakan alat teknologi tersebut, maka pelayanan di kantor Kecamatan dapat diproses lebih cepat dan dapat menghindari terjadinya tindakan pungli yang dilakukan oleh petugas yang tidak bertanggung jawab.

“Kita menghimbau kepada warga yang ada di Kecamatan Purwakarta khususnya dan Kota Cilegon ummnya agar dapat bertemu langsung dengan petugas pelayanan yang ada di Kantor Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon saat hendak mengajukan permohonan perizinan maupun surat keterangan lainnya,” ujarnya.

Baluqia menyampaikan bahwa, proses pelayanan di kantor kecamatan melalui alat teknologi dapat dilakukan lebih cepat dari biasanya dan tidak menggunakan biaya. Maka dengan begitu proses pelayanan di kantor Kecamatan dapat dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada.

Baluqia menambahkan, bukan hanya dapat memberikan pelayanan terhadap warga saja. Namun juga harus dapat membantu meningkatkan pendapatan kepada Pemkot Cilegon.

“Kalau proses perizinan atau surat keterangan bisa jadi satu hari kenapa bisa jadi seminggu dan proses pelayanan jadi satu jam kenapa jadi satu hari, di kita kan tidak begitu, jadi satu hari ya harus jadi dan jadi satu jam ya satu jam, tidak menunggu-nunggu lagi,” tukasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.