Masyarakat Cilegon Tumpah Di Jalanan Saksikan Gelaran CEC

0
32

CILEGON – (BTP) Cilegon Ethnic Carnival (CEC) 2019 yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Sabtu (24/08/2019) malam.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi. Hadir juga Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, Kabid Area 2 Asdep Parawisata (Kemenpar) RI, unsur forkopimda Kota Cilegon, pimpinan instansi vertikal, perwakilan BUMN, BUMD dan swasta, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi kepemudaan.

Ribuan peserta tampak antusias memamerkan kebudayaan dari berbagai penjuru tanah air yang start dimulai dari Halaman Kantor Walikota Cilegon dan finisg di Rumah Dinas Walikota Cilegon. Bahkan ribuan masyarakat juga tumpah ruah di jalanan sepanjang jalan protokol Kota Cilegon.

Pagelaran event Cilegon Etnich Carnival (CEC) tahun ke-enam juga diikuti perwakilan etnis Tionghoa. Ada pesan kebangsaan yang disampaikan dalam event tahunan tersebut. Bahkan bukan hanya pesan kebangsaan, tetapi ada pesan etnis Tionghoa yang masih termarginalkan. Seolah mereka protes dengan keadaan saat ini, dimana mereka masih sering dianggap bukan bagian dari warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Setidaknya hal ini tergambar dari pesan puisi adik-adik warga etnis Tionghoa yang membacakan puisi disela pentas budaya tari dan tampilan seni budaya Barongsai.

Dua adik kecil dengan logat Tionghoa itu menyuarakan dengan tegas bahwa mereka adalah warga Indonesia dan cinta NKRI.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengungkapkan bahwa pagelaran CEC ini selain untuk mempersatukan kebudayaan juga untuk mempererat persatuan sesama etnis yang bermukim di Kota Cilegon.

“Adanya CEC ini menjadi momentum mempersatukan ragam dan budaya di Nusantara. Kota Cilegon itu sudah sejak lama ada banyak etnis. Dengan begitu maka sangat tepat CEC ini jadi wadah pemersatu bangsa,” kata Edi disela-sela acara CEC. (RMP/BTP)

Comments are closed.