Untirta Ikuti RITECH 2019 Dalam Rangka HARTEKNAS Ke 24 Tahun 2019

0
26

DENPASAR, (BTP) – Puncak peringatan HAKTEKNAS ke 24 2019 bertempat di Lapangan Puputan Renon Denpasar Bali. Wakil Presiden Republik Indonesia Dr. (H.C) Drs. H. Muhammad Yusuf Kalla menghadiri kegiatan dengan didampingi Menristek Dikti Prof. M. Nasir serta para Kepala Daerah dan unsur pejabat di lingkungan Kemenristek Dikti. Peserta kegiatan berasal dari Kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi serta pihak swasta. Wakil Presiden dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para peraih penghargaan pada kegiatan HAKTEKNAS ke 24 tahun 2019.

Menristek Dikti melaporkan rangkaian kegiatan HAKTEKNAS ke 24 tahun 2019. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan, yaitu gerak jalan santai dengan peserta sebanyak 20.000 orang dan pameran RITECH EXPO yang melibatkan unsur akademik, bisnis, pemerintahan dan komunitas dalam bidang teknologi. Pada kesempatan ini juga ditayangkan video capaian Kemenristek Dikti dalam bidang teknologi. 

Untirta dalam kegiatan ini membuka 2 stand, yaitu stand 4 in 1 Project IsDB (UNTIRTA, UNMUL, UM dan UNEJ) Kemenristek Dikti Direktorat Sumber Daya Iptek dan Dikti, serta stand Pusat unggulan Iptek Perguruan Tinggi dalam hal ketahanan pangan (I-CEFORY). Kedua stand tersebut diisi oleh produk unggulan ketahanan pangan yang berasal dari Untirta dan progres pembangunan Untirta Kampus Sindang Sari yang merupakan hard program dari 4 in 1 project yang di danai IsDB. Selain hard program, 4 in 1 project juga melaksanakan Soft Program, Overseas Degree Training, Overseas Non-Degree Training dan Domestic Non-Degree.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi sarana peningkatan mutu dan juga sebagai ekspos kepada publik tentang capaian yang telah UNTIRTA raih khususnya dalam project 4 in 1. Para dosen terkait dan para pimpinan IsDB Untirta turut hadir dan berperan aktif dalam kegiatan ini untuk mengisi stand dan menjelaskan kepada pengunjung yang hadir.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi Prof. Dr. Ir. Hj. Kartina AM, M.P. pada kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan ini penting untuk diikuti sebagai sarana pertukaran informasi serta untuk menginformasikan kepada publik tentang apa yang telah UNTIRTA lakukan sebagai pusat unggulan dalam bidang ketahanan pangan. “Untirta merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi yang menjadi pusat unggulan dalam bidang ketahanan pangan di Indonesia”, ujarnya.

Diharapkan setiap tahunnya UNTIRTA dapat meningkatkan mutu, kualitas dan kuantitas dalam pengembangan teknologi di bidang ketahanan pangan.

Direktur Eksekutif PIU IsDB Untirta Dr. Eng. Agung Sudrajad mengatakan, bahwa pada pertengahan tahun 2020 4 in 1 project akan selesai, sejauh ini project berjalan lancar dan sesuai dengan yang telah direncanakan. “Tujuan utama 4 in 1 adalah meningkatkan kualitas dan mutu perguruan tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (Us/red)


Comments are closed.