PLTU Unit 9-10 Dibangun Dongkrak Perekonomian Warga Suralaya

0
23

CILEGON – (BTP) – Warga Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, mengaku tak sanksi atas dampak positifnya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa unit 9 dan 10. Warga setempat dilokasi pembangkit justru antusias menyambut proyek pembangunan tersebut. Diyakini, pembangunan ini selain mendongkrak perekonomian masyarakat, juga akan ramah lingkungan.

Kalangan nelayan, salah satunya, meyakini pembangunan yang dilakukan PT. Indo Raya Tenaga (IRT) bersama Doosan Heavy Industries and Construction dan PT. Hutama Karya (HK) ini memiliki sejumlah solusi untuk menemui harapan masyarakat Suralaya.

“Pembangunan apapun pasti ada dampak polusinya. Tapi kami berharap, teknologi yang lebih ramah lingkungan bisa lebih digunakan seperti dipaparkan. Dan, adanya unit 9 dan 10 ini bisa membantu anak-anak nelayan, salah satunya dilibatkan tentang pekerjaan,” kata Rebudin Pengurus Pangkalan Nelayan Suralaya di sela agenda Sosialisasi Penyampaian Keluhan oleh Proyek PLTU Jawa unit 9 dan 10 akhir pekan kemarin, minggu (08/09/2019).

Hal sama dikemukakan Jalu. warga Lingkungan Kembang Kuning, proyek PLTU diyakini, mampu mengangkat perekonomian masyarakat.

“Kami yakin akan terangkat ekonomi masyarakat Suralaya yang tadinya hanya masyarakat Suralaya itu sebagai petani atau nelayan, sekarang Alhamdulillah bisa kerja di proyek,” ujarnya.

Libatkan Masyarakat

Pangit, selaku Sekretaris Himpunan Nelayan Indonesia di Suralaya menambahkan, adanya berbagai industri di wilayah Suralaya berdampak terhadap pencarian ikan. Ia berharap, teknologi PLTU baru ini bisa lebih ramah lingkungan, dan mengembalikan habitat ikan lebih baik. Diakuinya, kalangan nelayan sendiri siap dilibatkan dalam pekerjaan lain, yang diperlukan dalam pembangunan ini.

“Adanya proyek ini kesempatan besar untuk para nelayan. Semoga bisa dilibatkan gitu ya, untuk aktivitasnya. Selalu ada kegiatan di laut atau di darat, selalu dilibatkan nelayan,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Perizinan dan Pengembangan PLTU Suralaya Unit 9-10 PT. Indo Raya Tenaga, Hamim menjelaskan, bahwa aspirasi masyarakat nantinya akan dikomunikasikan dan dibahas lebih lanjut pada internal perusahaan untuk selanjutnya bisa disikapi. Ia mengutarakan, teknologi-teknologi terbaru digunakan di PLTU ini, untuk mendukung kontrol emisi dan baku mutu menjadi lebih baik.

“PLTU Unit 9-10 tak hanya unggul di teknologi, akan tetapi juga insyaallah pada pengelolaan,” jelasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.