LSM Di Kota Cilegon Berang Dituding Beri Tekanan Industri

0
27

CILEGON – (BTP) – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Cilegon menuntut agar Ketua Kadin Paradigma Cilegon Faturahman, untuk menarik statementnya yang menyatakan bahwa keberadaan LSM membuat resah sejumlah pengusaha atau Industri di Kota Cilegon.

Ketua DPC Persatuan Perjuangan Masyarakat Cilegon (PPMC) Ismet Tantowi mengaku, sebagai tokoh masyarakat tidak seharusnya pihaknya mengeluarkan statement yang menyudutkan LSM se-Kota Cilegon. Oleh karena itu, pihaknya berharap Ketua Kadin tersebut menarik ucapanya.

“Kalaupun memang ada informasi yang pihaknya ketahui ada LSM yang meresahkan salah satu perusahaan di Kota Cilegon, harusnya dia sebut oknum saja dan jangan bilang LSM nya,” ujar jumat (13/09/2019).

Hal yang sama juga di ungkapkan LSM Forum Banten Jaya Ulung. Menurutnya, sebagai pengusaha yang sudah hebat, dengan mengeluarkan ucapan tersebut seolah mengkambing hitamkan LSM membuat gaduh dunia industri khususya Kota Cilegon.

“Padahal, Kadin Paradigma sama kedudukannya dengan kita. Pasalnya, yang kita tahu hanya satu kadin yang diakui dan dilindungi perpres itu Kadin. Dan Paradigman malah lebih keras lagi mengacak-acak industrinya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Paradigma Faturahman menanggapi postif adanya keberatan dari sejumlah LSM tersebut. Oleh karena itu, pihaknya akan merangkul para LSM tersebut untuk memperbaiki suasana industri di Cilegon.

“Kalau mereka keberatan itu bagus, yang tidak bagus itu yang tidak keberatan dan itu harus di rangkul untuk memperbaiki suasana industri Cilegon. Ini buat kepentingan bersama. Agar investasi masuk,” paparnya.

Dirinya menjelaskan, statement yang dirinya keluarkan karena memang kalangan industri banyak yang mengeluh karena banyak tekanan dari LSM.

“Dunia usaha yang membidangi bisnis itu kadin, sementara ini bergeser nah kita luruskan. kita punya upaya untuk membina LSM supaya jadi wirausahawan. Kan LSM ada yang baik ada yang engga,” tandasnya. (RMP/BTP).

Comments are closed.