PKL di RSUD Kota Cilegon Bakal Ditertibkan

0
35

CILEGON – (BTP) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon menggelar rapat koordinasi penertiban parkir dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di lingkungan RSUD Cilegon, selasa (24/09/2019).

Kepala Bagian Umum RSUD Cilegon Faruk Oktavian mengatakan, permasalahan Pedagang Kaki Lima (PKL) sudah masuk dalam kondisi emergency.

“Masalah PKL harus segera diatasi. Upaya yang kita dilakukan oleh RSUD dimohon bisa dijadikan referensi dalam rangka penertiban PKL, khususnya di Lingkungan RSUD Cilegon,” katanya.

Faruk juga menyatakan, hal yang dapat menumbuhkan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan jasa di RSUD Kota Cilegon, namun dalam pelaksanaan penertiban harus pula mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan.

“Bukan berarti PKL harus dihilangkan karena hal ini terkait nafkah seseorang. Tapi mereka juga harus mau diatur, ditata dan ditertibkan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Faruk meminta agar pihak Satpol PP beserta jajarannya mampu bertindak tegas.

“Setelah penertiban dilakukan, harus ada yang bisa menjaga area tersebut sehingga jalanan tetap terpelihara. Jangan seperti kucing-kucingan, disaat petugas tidak ada, merekapun kembali,” pintanya.

Faruk Oktavian menyebutkan kenyamanan harus dibangun dan dipelihara sehingga ketika kenyamanan tersebut terganggu harus ada yang membela.

“Jika kenyamanan sudah tercipta, dengan sendirinya masyarakat pun akan turut menjaga. Kita harus berkomitmen untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan. Jangan dibiasakan cuek dan masa bodo,” ucanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Usaha Mikro RSUD Kota Cilegon Yusron mengungkapkan, pihaknya sepakat bahwa setelah hari ini tidak akan berdagang didepan pagar RSUD yang berpotensi menggangu K3.

“Kedepan kami akan bekerjasama dengan Disperindag Kota Cilegon untuk melengkapi persyaratan laik hygenis terhadap semua anggota kami,” pungkasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.