Tumpukan diduga Slag dekat Pemukiman, Warga Ancam Demo KS

0
22

CILEGON – (BTP) – Warga RW 01 Lingkungan Kalentemu Barat, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon menyayangkan sikap PT. Krakatau Steel (KS) yang telah menempatkan tumpukan pasir yang diduga Slag limbah B3 di lahan deket pemukiman warga.

Warga menilai pihak PT. Krakatau Steel telah melanggar kesepakatan yang dibuat. Yakni untuk tidak menempatkan bahan limbah berbahaya (B3) di lahan yang dekat dengan pemukiman.

Dengan ditumpuknya bahan yang diduga slag didekat pemukiman menyebabkan debu tersebut menyasar kepemukiman yang membuat pakaian yang dijemur warga berbau amis ditambah debu tersebut terbawa angin yang membuat warga banyak yang sesak nafas.

Sofwan Marzuki salah seorang Tokoh masyarakat menilai PT. Krakatau Steel telah melanggar kesepakatan yang dibuat antara kedua belah pihak yang mana isinya tidak menempatkan limbah B3 slag didekat pemukiman.

“KS telah melanggar kesepakatan yang dibuat, kalau itu benar yang ditumpuk didekat pemukiman itu slag, saya berharap pihak KS untuk menarik slag dan dipindahkan ke tempat lain,” katanya rabu (02/10/2019).

Sofwan melanjutkan, jika pihak KS tidak mengindahkan keinginan warga untuk memindahkan slag, maka dengan sangat terpaksa kami akan melakukan aksi.

“Warga sudah dibohongi. Untuk itu, jika tidak dihentikan kami akan melakukan aksi,” lanjutnya.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua RW 01 Lingkungan Kalentemu Taufiq Ubaidilah, apa yang dilakukan pihak manajemen KS yang menempatkan slag didekat pemukiman itu telah melanggar kesepakatan antara warga dengan KS.

“Kesepakatan dia yang dibuat, dia (KS) yang melanggar, kan aneh. Untuk itu, jika benar yang ditumpuk itu slag, maka saya dengan warga yang lain akan melakukan aksi penolakan,” katanya.

Sementara itu, Humas PT. Krakatau Steel Vicky, mengaku belum mengetahui tumpukan itu, apakah slag atau bukan.

“Saya belum tau tuh, kang, coba nanti saya tanya dibagian yang ahlinya,” singkatnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.