RAPBD Kota Cilegon Tahun 2020 Turun Dari Rp 1,87 Menjadi Rp 1,79 Triliun

0
42

CILEGON – (BTP) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cilegon menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan ABPD Tahun anggaran 2020 Kota Cilegon, kamis (10/10/2019).

Dalam Rapat Paripurna ini terungkap bahwa RAPBD Kota Cilegon tahun 2020 mengalami penurunan, pada 2019 APBD Kota Cilegon mencapai Rp 1,874 triliun sementara pada 2020 Rp 1,796,21 miliar.

Walikota Cilegon Edi Ariadi usai menghadiri Rapat Paripurna mengatakan, didalam bagian pendapatan diprediksi sebesar Rp 1,796 triliun, yang terdiri dari pos Pndapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 716,5 miliar, meliputi komponen pajak daerah sebesar Rp 557,5 miliar, komponen retribusi daerah Rp 20,2 miliar, penerimaan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 16,44 miliar, dan komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah yaitu sebesar Rp 122,38 miliar.

“Pos Dana Perimbangan senilai Rp 872,85 miliar, yang meliputi komponen bagi hasil pajak atau bagi hasil bukan pajak senilai Rp 128,78 miliar, komponen Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp 663,81 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 80,25 miliar,” katanya.

Walikota mengaku, ada pos dana perimbangan ini mungkin akan terjadi koreksi karena kepastiannya akan menunggu hasil pemberitahuan secara resmi melalui pemerintah pusat.

“Sektor pos lain-lain pendapatan daerah yang sah senilai Rp 206,78 miliar, meliputi komponen pendapatan hibah senilai Rp 38,73 miliar, serta dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya senilai Rp 168,05 miliar,” ujarnya.

Edi menambahkan, untuk APBD 2020 dirinya memfokuskan penyelesaian beberapa hal, yakni pembangunan Gedung setda enam lantai, dan Jalan Lingkar Utara (JLU) agar pembebasan lahannya bisa secara intensif dilakukan.

“Di tahun 2020 kita fokuskan untuk pembangunan gedung setda yang saat ini sedang berlangsung dan pembangunan Jalan Lingkar Utara masih menunggu pembebasan lahan warga,” tukasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.