Tim Mengembara Lintas Benua Tiba Di Tanah Air Disambut Keluarga Dan Club Mobil

0
40

CILEGON – (BTP) – Tim Mengembara Lintas Benua akhirnya tiba di tanah air setelah melakukan pengembaraannya di tiga Benua, yakni Benua asia, Benua Afrika dan Benua Eropa yang dimulai pada pengembaraannya pada tangga 18 Mei 2018 lalu.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Tim Mengembara Lintas Benua yang terdiri dari tujuh orang dengan mengendarai dua mobil jenis Mercedes Benz tahun 1980an, disambut meriah oleh ribuan pengunjung yang memadati alun-alun Kota Cilegon pada sabtu malam (26/10/2019). Terlihat keluarga, kerabat dan teman-teman dari berbagai club mobil serta Walikota Cilegon Edi Ariadi turut serta ikut menyambut dengan antusias.

Ketua Tim Mengembara Lintas Benua Iip Aminullah mengatakan, pihaknya memulai pengembaraannya pada tanggal 20 Mei 2018, dengan melintasi di tiga benua, yakni Asia, Afrika dan Eropa serta melewati 49 Negara, 1.070 Kota dengan jarak tempuh 86.812 kilometer dengan menghabiskan waktu satu tahun setengah.

“Alhamdulillah selama mengembara berbagai pengalaman pun kita rasakan saat diperjalanan dengan mengenalkan Indonesia setiap singgah ke negara-negara dan juga melihat Indonesia dari negara-negara yang kita lewati, bahkan kita juga melewati beberapa negara yang terlibat konflik,” katanya.

Selama Mengembara Lintas Benua, Iip melanjutkan, pihaknya telah beradaptasi dengan cuaca, trable-trable kecil saat mengembara bisa diselesaikan, bahkan sampai mengalami kecelakaan kecil pada saat as roda kendaraan lepas.

“Kita juga menyampaikan misi perdamaian kepada negara-negara yang kita singgah bahwa satu bumi satu saudara, karena negara itu nyaris tidak ada dan yang ada batas-batas birokrasi saja. Semua sudah menyatu dan negara hanya menyekat-nyekat saja,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Edi Ariadi yang juga selaku pembina Mercedes Banten Club (MBC) memberikan selamat datang kepada tim pengembara yang telah tiba ke tanah air dan memberikan ucapan terima kasih serta memberikan apresiasi pada tim yang telah melakukan touring lintas benua.

“Apa yang telah dilakukan oleh tim pengembara bisa tergantikan dengan harumnya nama Indonesia di dunia Internasional, baik budaya maupun potensi pariwisata Indonesia,” ungkapnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.