Pertahankan Tradisi Dan Jalin Silaturrahmi, Dewan PAN Gelar Bebacakan dengan Warga

0
25

CILEGON – (BTP) – Bebacakan atau makan bersama adalah sebuah tradisi yang dilakukan oleh sebagian warga yang ada di Kota Cilegon.

Bebacakan yang biasanya dilakukan usai melakukan kegiatan atau usai bergotong royong ini sudah menjadi tradisi, bahkan bebacakan menjadi ciri khas bagi sebagian warga yang ada di Banten.

Ya, salah satu orang yang terus mempertahankan tradisi tersebut adalah Anggota DPRD Kota Cilegon Masduki yang selalu menyempatkan diri untuk bebacakan dengan keluarga, sanak familiy maupun dengan pendukungnya.

Ditemui disela-sela bebacakan Masduki mengatakan, kegiatan bebacakan atau makan bersama sering dilakukan olehnya demi menjalin silaturrahmi bersama keluarga,sanak family maupun dengan pendukungnya.

“Kegiatan bebacakan atau makan bersama dengan daun pisang sudah menjadi tradisi buat saya, hal ini saya lakukan demi menjaga silaturrahmi baik dengan warga, keluarga dan sanak family,” katanya kamis malam (31/10/2019).

Kebiasaan makan bersama lanjutnya ini juga warisan ketika menjadi seorang santri di Pondok Pesantren Latansa Mashiro Cipanas, Kabupaten Lebak.

“Pada waktu saya menjadi seorang santri saya selalu bacakan dan bacakan itu saya lakukan hingga saat ini, menurut saya dengan bacakan ini banyak inspirasi yang saya dengar dari warga yang nantinya saya akan sampaikan ketika rapat dengan anggota DPRD yang lain,” ujarnya.

Sekretaris Fraksi PAN, menyatakan, setiap pulang hearing dengan OPD atau Study Banding diluar kota sambil bebacakan kegiatan perjalanananya juga di sampaikan ke warga.

“Apa yang saya dapat ketika hearing atau study banding saya selalu menceritakan ilmu kepada mereka dengan harapan warga mengambil hal positif dari hearing dan study banding diluar kota, hingga nantinya warga tergerak hatinya untuk meniru daerah lain untuk melakukan hal yang sama demi kemajuan Kota Cilegon,” jelasnya.

Sementara itu, warga Gunung Sugih Suandi mengakui kalau Pak Masduki setiap seminggu sekali selalu melakukan bebacakan atau makan bersama dengan Keluarga dan warga.

“Sering banget kang, Pak Haji mah melakukan bebacakan walahpun makanya tidak begitu mewah tapi ikatan silaturrahminya sangat nyambung, terlebih Pak Haji selalu menyampaikan program yang dihasilkan ketika dia melakukan hearing maupun study banding, saya berharap Pak Haji terus melakukan tradisi makan bersama ini agar masyarakat tidak memandang ada skat antara warga dan pejabat,” tukasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.