KSOP Banten Imbau Operator Kapal Dan TUKS Jangan Cemari Laut

0
21

CILEGON – (BTP) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten menggelar workshop pencegahan dan penanggulangan pencemaran di perairan dan pelabuhan di salah satu hotel di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, selasa (19/11/2019).

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten Herwanto mengatakan, kapal-kapal yang berlayar yang melintas di perairan banten dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) agar tidak membuang sampah ke laut agar tidak mencemari lingkungan.

“Saat ini, ada beberapa kewajiban yang belum terpenuhi oleh para TUKS, salah satunya penyedian penampungan limbah, dan bagaimana pengakutannya. Oleh karena itu, di Worksop ini diberikan pemahaman terkait pencegahan pencemaran lingkungan di laut khususnya di Banten, kepada para Operator Kapal dan TUKS tersebut,” katanya.

Meski demikian, Herwanto melanjutkan, sampai saat ini untuk lingkungan perairan dan pelabuhan di Banten, pencemaran lingkungannya belum ada yang signifikan, walaupun pihaknyanya mengakui potensi di setiap daerah selalu ada untuk pencemaran tersebut.

“Di workshop ini juga kami mengingatkan kepada mereka punya kewajiban yang harus dipenuhi khususnya terkait pencegahan pencemaran ini,” ujarnya.

Pihaknya menyatakan, potensi pencemaran dari kapal adalah limbah domestik dan juga minyak, dan semua menjadi tanggung jawab TUKS, jika mereka diketahui mencemari lingkungan maka harus diberikan sanksi tegas.

“Kalau disini belum ada pencemaran yang serius, tetapi di Serpong ada perusahaan yang sudah dijatuhkan sanksi tegas berupa denda Rp 34,9 miliar, karena mereka sudah terbukti mencemari lingkungan,” jelasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.