Razia Pekat, Dinas Satpol PP Kota Cilegon Sita Ratusan Botol Miras

0
47

CILEGON – (BTP) – Petugas gabungan dari Dinas Satpol PP dan TNI menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) dengan sasaran minuman keras di sejumlah titik toko jamu dan warung sembako, di Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, pada sabtu malam (30/11/2019).

Pantauan di lapangan, petugas gabungan yang datang ke lokasi tanpa basa basi dan langsung melakukan penggeledahan terhadap pedagang warung jamu dan warung sembako yang disinyalir menjual minuman keras sehingga membuat para penjual panik dan tak berkutik saat dilakukan penggeledahan. Saat penggeledahan berlangsung, petugas mendapati ratusan botol minuman keras yang tersimpan di dalam lemari pendingin dan didalam gudang penyimpanan.

Kepala Bidang Perundangan-Undangan Dinas Satpol PP Kota Cilegon Sofan Maksudi yang ditemui dilokasi mengatakan, razia penyakit masyarakat dengan sasaran minuman keras ini dilakukan untuk meminimalisir adanya penyakit masyarakat yang melakukan pesta minuman keras. Selain itu, razia ini juga dilakukan dalam penegakan Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2001 tentang larangan peredaran minuman keras di Kota Cilegon.

“Kita melakukan razia penyakit masyarakat untuk menjawab keluhan dan laporan dari masyarakat adanya peredaran minuman keras di warung jamu dan warung sembako, di Kecamatan Citangkil kita datangi 3 titik dan di Kecamatan Jombang 1 titik,” katanya.

Pihaknya melanjutkan, dari hasil razia penyakit masyarakat ini berhasil mengamankan sebanyak dua ratus sembilan belas botol minuman keras dari berbagai jenis dan merek, dan dari dua ratus sembilan belas botol beberapa diantaranya sebagai bahan minuman keras oplosan yang akan dijual kepada para anak-anak muda.

“Ada sebelas merek minuman keras, dari sebelas merek diantaranya sebagai bahan minuman keras oplosan, yang selanjutnya kita bawa ke markas Dinas Satpol PP untuk dilakukan pendataan yang selanjutnya akan dilakukan pemusnahan. Kita akan terus menggelar razia penyakit masyarakat dengan sasaran minuman keras untuk meminimalisir angka kejahatan sampai mendekatinya pada malam pesta pergantian tahun,” tutupnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.