Kepuasan Program 100 Hari Kerja Syafrudin-Subadri Jauh Dari Harapan

0
43

SERANG, (BTP) – Pokja Wartawan Kota Serang (PWKS) lakukan riset terkait kepuasan pembangunan daerah di masa kepemimpinan satu tahun lebih Syafrudin – Subadri. Dari hasil riset tersebut, kepuasan masyarakat terhadap program pembangunan di Kota Serang masih rendah dan dibawah 50 persen. Sedangkan, untuk kepuasan terhadap kepemimpinan Walikota sudah melebihi angka 50 persen.

Ketua PWKS, Muhammad Tohir, mengatakan
dari riset tersebut, diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat sebagai pengguna layanan dalam menilai kinerja penyelenggara pelayanan.

“Selain itu dengan adanya riset ini dapat mendorong penyelenggara pelayanan publik agar meningkatkan kualitas pelayanan dan melakukan pengembangan melalui inovasi pelayanan publik,” ujarnya, Sabtu (4/1).

Tohir mengatakan, mayoritas para responden mengenal Syafrudin dari media massa baik cetak, elektronik, maupun online dengan persentase sebesar 51.3 persen.

“Sedangkan media sosial didominasi oleh Facebook dengan persentase sebesar 22.5 persen serta instagram sebesar 16.6 persen,” ungkapnya.

Tohir menuturkan, dari tingkat popularitas Syafrudin sebagai Walikota Serang berada di angka 75,8 persen responden.

“Sedangkan sebanyak 17.7 persen responden mengaku tidak mengetahui siapa Syafrudin dan sebanyak 6.5 persen responden menyatakan ragu-ragu,” tuturnya.

Lanjut Tohir, dari tingkat kepuasan terhadap kinerja, kepuasan masyarakat terhadap Syafrudin sebesar 52,7 persen responden yang mengaku puas dengan kinerja Walikota Serang.

“Sedangkan 28.5 persen responden ragu-ragu menilai kinerja Walikota Serang dan sebesar 18.8 persen responden menyatakan tidak puas dengan kinerja Walikota Serang,” jelasnya.

Meski demikian, kepuasan responden terhadap kinerja Syafrudin cukup tinggi, namun untuk kepuasan terhadap program 100 hari kerja masih di bawah 50 persen. Sementara, harapan atas program 100 hari kerja terbilang tinggi.

“Tiga program 100 hari kerja yang ditawarkan oleh Syafrudin dan Subadri memiliki tingkat harapan sebesar 80.6 persen dari responden. Akan tetapi, pada tingkat kepuasan pelaksanaan program 100 hari kerja tersebut hanya mencapai angka 23.6 persen, atau mengalami gap sebesar 57 persen,” terangnya.

Sedangkan, kata Tohir, kepuasan tertinggi didapat dari keamanan di Kota Serang yang dianggap sudah baik sehingga mendapat nilai 47 persen.

“Sama halnya dengan kepuasan pembangunan, hanya mendapatkan penilaian dari responden sebesar 36.7 persen. Adapun penilaian pembangunan terendah yaitu pada kepuasan pembangunan ramah disabilitas yang hanya sebesar 26.8 persen,” katanya

Kepala bidang penelitian dan pengembangan PWKS, Panji Bahari dari 200 responden dalam riset tersebut, didominasi oleh laki-laki dengan persentase sebanyak 55,9 persen

“Adapun untuk domisili, sebaran responden berasal dari seluruh kecamatan, dengan jumlah responden terbanyak berasal dari Kecamatan Serang dengan persentase sebanyak 24.7 persen,” tuturnya. (As/red)

Comments are closed.