IKA Untirta Bantu Korban Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

0
51

LEBAK, (BTP) – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) memberikan bantuan kepada korban bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak, Ahad (5/1/2020). Penyaluran bantuan tersebut dalam bentuk bakti sosial sebagai wujud solidaritas dan aksi kemanusiaan IKA Untirta kepada korban bencana banjir di Kabupaten Lebak.

Ketua IKA Untirta Asep Abdullah Busro mengatakan, sebagai warga masyarakat Banten harus saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Pihaknya turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan tersebut, di dua lokasi yakni Kampung Karang Payung, Desa Banjar Irigasi Kecamatan Lebak Gedong dan Desa Sajira Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.

“Saya bersama tim turun langsung ke lokasi yakni di Kecamatan Lebak Gedong dan Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak. Bantuan yang kami berikan tersebut berupa sembako, makanan siap saji, obat-obatan dan berbagai barang perlengkapan kebutuhan hidup sehari-hari kepada pengungsi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kegiatan bakti sosial tersebut rangkaian dari keluarga sivitas akademika Untirta yang ikut berpartisipasi donasi. Selain itu juga alumni lain juga memberikan bantuan secara bertahap memberikan donasi dan bantuan ke lokasi. Pihaknya juga mengapresiasi respon dari pemerintah daerah baik itu Gubernur Banten Wahidin Halim sudah menerapkan tanggap darurat dan sudah berkunjung ke lokasi.

“Dinas terkait yang juga ikut membantu korban bencana banjir, termasuk mengapresiasi Pemerintah Daerah Lebak dan semua pihak. Artinya, kita perlu bersinergi dan berkolaborasi dari semua unsur stakeholder untuk saling membantu kepada korban bencana banjir,” ujarnya.

Ia mengatakan, bencana tidak bisa diramalkan tetapi minimal ada upaya-upaya untuk melakukan preventif dalam bentuk yakni infastruktur lebih diperkuat lagi, seperti kemarin ada jembatan jembatan rusak dari sisi konstruksinya juga. Ke depan bisa menerapkan teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk mengantisipasi bencana.

“Kita masyarakat dan pemerintah daerah harus fokus melakukan penataan dan konsentrasi terhadap lingkungan. Kejadian banjir tersebut bisa terjadi akibat kerusakan lingkungan sehingga tidak seimbang dan mengakibatkan banjir dan longsor. Saya menyampaikan keprihatinan bencana banjir tersebut. Dan kepada pengungsi diberikan ketabahan dan kita mengimbau masyarakat sama-sama untuk membantu,” pungkasnya. (As/red)

Comments are closed.