Komoditas Unggulan Jagung Pulut Asal Kota Cilegon Yang Diminati Konsumen

0
30

CILEGON – (BTP) – Salah satu komoditas hasil pertanian bernama jagung pulut atau jagung ketan menjadi komoditas unggulan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon. Jagung yang berwarna ungu dan keputihan ini dipasaran Kota Cilegon diminati warga. Bahkan dengan banyaknya permintaan, membuat Kelompok Wanita Tani (KWT) yang mengelola jagung pulut kewalahan untuk memenuhi permintaan.

Pengurus KWT Tanjung Sekong, Kelurahan Lebak Gede Emi Sahlani mengatakan, banyaknya permintaan dari warga karena jagung pulut hanya dihasilkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dikelola dan rasanya berbeda dari jagung pada umumnya.

“Kewalahan kang, permintaan dari pembeli banyak, bahkan banyak pembeli dari luar daerah yang membeli buat oleh-oleh mereka di kampung halamannya,” katanya.

Emi mengaku, saat ini lahan yang dikelola baru ada sekitar 1.500 meter, dan mudah-mudahan akan ada Kelompok Wanita Tani (KWT) lain untuk bermitra dengan pihaknya agar jagung ungu ini menjadi unggulan pertanian baru di Kota Cilegon.

“Saya sih berharap ada KWT lain yang ingin membudibudayakan menanam jagung pulut ini agar permintaan dapat terpenuhi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon Wawan Hermawan sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Kelompok Wanita Tani (KWT) Tanjung Sekong yang sudah memperkenalkan jagung pulut sehingga jagung pulut menjadi icon baru Kota Cilegon. Untuk itu, pihaknya akan mendorong jagung pulut ini sebagai komoditas unggulan di Kota Cilegon.

“Dengan berhasilnya Kelompok Wanita Tani (KWT) Tanjung Sekong membudidayakan jagung pulut ini, menandakan DKPP berhasil membina Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kota Cilegon yang dibina oleh Ibu Emi. Dan untuk itu, kedepanya saya akan mendorong jagung pulut ini menjadi komoditas unggulan di Kota Cilegon selain melon,” tukasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.