PT Krakatau Steel Deklarasikan Sistem Managemen Anti Penyuapan

0
21

CILEGON – (BTP) – Jajaran Direksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menggelar deklarasi kesiapan implementasi sistem management anti penyuapan ISO 37001:2016 yang berlangsung di salah satu hotel di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, kamis (23/01/2020).

Saat ditemui, Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, PT Krakatau Steel adalah satu BUMN yang pertama kali menerapkan ISO 37001:2016.

“Penerapan ISO 37001 merupakan salah satu instrumen pencegahan praktik korupsi yang juga direkomendasikan oleh Kementerian BUMN. ISO ini standar internasional yang bisa dipakai oleh seluruh perusahaan dan dapat disesuaikan dengan management PT Krakatau Steel,” katanya.

Pihaknya menambahkan, dengan diterapkannya sistem ini, PT Krakatau Steel bisa keluar dari zona rugi.

“Harapan saya dengan sistem ini, dapat mempercepat proses transformasi yang jujur dan bebas dari praktik korupsi, praktik pungli dan praktik penyuapan di PT Krakatau Steel. Satu tahun empat bulan saya di PT Krakatau Steel itu salah satunya melakukan restrukturisasi dan kemudian transformasi,” harapnya.

Sementara itu, Perwakilan Deputi Bidang Pencegahan KPK Ariz Dedy Arham mengungkapkan, penerapan ISO 37001 di PT Krakatau Steel ini disambut baik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun implementasi ISO 37001 tidak menjamin sebuah perusahaan lepas dari potensi suap menyuap dan praktik pungli

“Kami menyambut baik terutama BUMN yang membuat sistem agar mereka tidak lagi mentoleransi upaya praktik korupsi, suap menyuap dan pungli. Yang pastinya untuk melindungi perusahaan karena sering sekali teman-teman pegawai ini tidak sadar bahwa sekali mereka melakukan penyuapan itu, perusahaanlah yang harus bertanggung jawab nanti kedepannya. Sebenarnya implementasi ini tidak menjamin sebuah perusahaan lepas dari potensi suap menyuap. Disana kita membutuhkan orang untuk memastikan bahwa semua ceklis-ceklis yang ada di ISO 37001 itu memang berjalan,” ungkapnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.