PT ASDP Indonesia Ferry Gelar H (ART) BOUR Festival Di Terminal Eksekutif Merak-Bakauheni

0
51

CILEGON, (BTP) – PT ASDP Indonesia Ferry menggelar acara puncak festival seni, H (ART) BOUR di Terminal Eksekutif Anjungan Agung, Pelabuhan Bakauheni Lampung, pada sabtu (15/02/2020).

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan, ide penyelenggaraan H (ART) BOUR festivaal 2020 ini muncul dengan tujuan menjadikan lampung bukan lagi semata-mata kota transit tempat orang-orang datang untuk pergi, akan tetapi menjadikan pelabuhan sebagai destinasi pilihan yang memberikan kenangan indah bagi setiap pengunjungnya.

“H (ART) BOUR Night ini merupakan bagian utama dari rangkaian H (ART) Bour Festival yang dimulai dengan pameran seni rupa/visual di ruang publik di Terminal Eksekutif Merak dan Terminal Eksekutif Anjungan Agung Bakauheni mulai tanggal 21 Desember sampai 21 Februari 2020. Saat ini, PT ASDP Indonesia Ferry telah menghadirkan infrastruktur dan layanan andal dan nyaman mulai dari dermaga, terminal dan kapal eksekutif yang melayani pengguna jasa di Pelabuhan Merak dan Bakauheni yang telah mengubah wajah penyeberangan menjadi lebih modern,” katanya.

Ira mengungkapkan, sejumlah seniman memamerkan karyanya, yaitu Lala Bohang (seniman, penulis), Olopolo (penggiat seni rupa), Ruth Marbun, Serrum (seniman, arthandler), Silly in Art/Slinat (street-artist Bali), WD-Wild Drawing (muralis) Wulang Sunu (ilustrator, dalang, desainer grafis, animator), Yosia Raduck (ilustrator), dan Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (penulis). Pameran seni rupa ini digagas dengan menampilkan karya-karya yang mencerminkan seni dan budaya Lampung. Menikmati karya para seniman ini, kita seperti diajak untuk melihat masa lalu, masa kini dan masa depan tentang pelabuhan.

“Festival seni ini mengajak kita meredefinisi kembali makna pelabuhan tidak lagi menjadi pelabuhan transit, tetapi menjadi destinasi pilihan bagi setiap pengunjung terminal, baik yang ingin menyeberang atau tidak. Pelabuhan, seperti halnya seni, adalah titik yang melontarkan imajinasi, kemungkinan eksplorasi, tempat-tempat serta pengalaman baru yang belum pernah dinikmati. Dengan demikian dapat menciptakan kenangan baru bagi masyarakat,” ungkapnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.