Warga Binaan Kasus Narkoba Mendominasi Di Lapas Kelas II Cilegon

0
26

CILEGON, – (BTP) – Sebanyak 1.332 orang warga binaan yang menghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Cilegon merupakan warga binaan yang menjalani hukuman dari berbagai kasus tindak pidana yang telah mendapat vonis dari Pengadilan Negeri. Namun dari berbagai kasus tindak pidana, sebanyak 75 persen merupakan warga binaan dari kasus narkoba.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Cilegon Masjuno, bahwa terdapat 945 warga binaan berasal dari kasus narkoba dari 1.332 warga binaan yang menghuni di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Cilegon.

“Sekitar 75 persen penghuni Lapas ini narapidana narkoba, dan narapidana di dalam lapas bukan hanya dari Kota Cilegon. Akan tetapi ada dari luar Kota Cilegon, seperti dari Serang, Tangerang dan ada juga dari Jakarta yang dibawa kesini,” katanya saat usai media gathering di Lapas Kelas II Cilegon, kamis (27/02/2020).

Lebih lanjut, saat disinggung adanya peredaran narkoba yang dikendalikan didalam lapas, pihaknya mengaku peredaran narkoba di dalam lapas masih terjadi. Namun dirinya berusaha akan menekan peredaran tersebut dengan berbagai macam cara.

“Mustahil kalau saya bilang tidak ada peredaraan didalamnya. Terlebih jumlah petugas kita sangat terbatas, akan tetapi itu alasan klasik yang tidak boleh terjebak didalamnya. Kita akan terus melakukan pembenahan dan terus melakukan pengawasan,” ujarnya.

Pria yang disama Juno juga menargetkan dalam kepemimpinannya Zero peredaran alat komunikasi (Ponsel) yang digunakan warga binaan mendapatkan narkoba. Pihaknya juga tidak segan akan memberikan sanksi tegas jika ada oknum petugas yang terlibat didalamnya.

“Kita akan melakukan razia, dapat kita sikat. Dan razia didalam lapas dilakukan secara insidentil atau berdasarkan laporan. Apabila ada keterlibatan petugas juga akan saya sikat, karena untuk narkoba tidak ada tawar menawar, baik dikenai sanksi disiplin hingga pemecatan,” tutup pria yang baru menjabat 2 bulan di Lapas Kelas II Cilegon. (RMP/BTP)

Comments are closed.