Dampak Virus Corona, Pasokan Rempah-Rempah Di Pasar Kranggot Tersendat

0
22

CILEGON, (BTP) – Sejumlah bahan rempah-rempah seperti jahe, kunyit dan temu lawak yang biasa dijual di pasar tradisional kranggot, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon sejak tiga hari lalu mengalami kekosongan. Ludesnya bahan rempah-rempah yang disebut dapat menangkal virus corona ini habis dibeli warga, bahkan pasokan rempah-rempah pasar tradisional ini tersendat dan mengalami kekurangan pasokan.

Sunarti salah seorang pedagang rempah-rempah, rabu (04/03/2020) mengatakan, bahan rempah-rempah seperti jahe, kunyit dan temu lawak yang biasa dirinya jual mengalami kekurangan pasokan barang.

“Sudah tiga hari habis, saya sendiri sudah meminta untuk pengiriman barang. Tapi sampai saat ini belum juga dikirim. Ada yang mau beli, barangnya ga ada. Ya terutama jahe sudah habis sudah tiga hari yang lalu, saya juga ga tau penyebab tersendatnya apa,” katanya.

Lebih lanjut sunarti mengaku, kebanyakan para pelanggan yang membeli di kiosnya kebanyakan pelanggan dari pedagang jamu, tapi hari-hari ini banyak konsumen yang datang hanya untuk mencari jahe dan jenis rempah lainnya.

“Tersendatnya apakah dampak dari wabah virus corona, saya juga ga paham. Intinya saya selalu memberikan yang terbaik buat pelanggan dan konsumen,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon dr Arriadna mengaku rempah-rempah terutama pada jahe ada kandungan didalamnya dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terinfeksi oleh bakteri maupun virus.

“Memang ada kekebalan tubuh kalau mengkonsumsi rempah-rempah maupun jahe, tapi saya tetap mengimbau kepada masyarakat tetap mengedepankan pola perilaku hidup sehat,” tukasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.