Diperiksa Bawaslu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Bantah Tidak Netral

0
35

CILEGON – (BTP) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon hari ini, jumat (06/03/2020) memanggil tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Ismatullah, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Suhendi, dan Kepala Seksi Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kecamatan Grogol Burhanudin.

Dipanggilnya tiga orang ASN ini untuk menjalani pemeriksaan dan klarifikasi yang dilakukan secara tertutup ini terkait ajakan dan yel-yel dalam sebuah video berdurasi 15 detik mendukung salah satu Bakal Calon Walikota Cilegon di salah satu yayasan Al-Islah pada sabtu 29 Februari 2020 lalu.

Usai menjalani pemeriksaan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Ismatullah mengaku, bahwa pihaknya tidak menyadari akan adanya yel-yel tersebut, karena saat itu momennya hendak foto bersama. Namun salah satu peserta yang berada diatas panggung menyerukan yel-yel tersebut sehingga dirinya menyesal dengan adanya aksi yang hingga membuatnya viral di media sosial.

“Ini yang saya sesalkan, tidak ada rencana bahkan kalau tahu rencana itu saya tidak akan hadir karena saya paham resiko tersebut dan itu spontanitas terjadi yel-yel diluar rencana, ” ujarnya.

Ismatullah berharap proses pemanggilan dari Bawaslu sendiri segera selesai. Keterangan yang diberikan terhadap Bawaslu perihal pemanggilan dirinya tersebut telah lengkap. Meski demikian jika ada tahap pemanggilan selanjutnya dirinya sendiri akan memenuhi hal tersebut.

Disinggung soal sanksi yang nantinya diberikan apabila terbukti bersalah dalam insiden tersebut. Kadindik Kota Cilegon Ismatullah mengaku akan memenuhi kewajiban tersebut meskipun ia sendiri akan memberikan penjelasan terhadap instansi yang menaungi ASN maupun Walikota Cilegon.

“Tentunya apa yang diputuskan menjadi sebuah kewajiban, tetapi pada akhirnya itu upaya-upaya kita sebagai ASN punya argumentasi. Kalau saya tidak melakukan hal apa yang dimaksud sehingga itu juga apa yang tadi ditanyakan sudah kita jawab,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Cilegon Siswandi mengungkapkan, hari ini memanggil tiga orang ASN. Dimana mereka semuanya telah menjalani pemeriksaan di Kantor Bawaslu Kota Cilegon. Meski demikian, setelah pemeriksaan ini berlangsung, Siswandi mengaku akan segera menggelar rapat pleno guna membahas hal tersebut. Selain itu juga pihaknya akan menyerahkan rekomendasi terhadap Komisi Aparatur Negara (KASN) atau ke Walikota Cilegon mengenai hal ini.

“Kalau kemudian nanti ada dugaan pelanggaran maka kami akan (menyerahkan) rekomendasi ke institusi yang berwenang. Kami belum memadukan keterangan-keterangan, nanti di rapat pleno kita. Rapat plenon insyaallah dalam waktu dekat ini dan mudah-mudahan hari senin itu sudah ada hasilnya,” tukasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.