ASN Cilegon Minta Penangguhan Utang Di Bank

0
37

CILEGON – (BTP) – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon meminta Walikota Cilegon Edi Ariadi segera mengeluarkan kebijakan penangguhan utang piutang ditengah-tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), selasa (14/04/2020).

Salah seorang ASN yang bertugas di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cilegon mengatakan, pihaknya meminta kepada Walikota Cilegon untuk segera mengeluarkan kebijakan penangguhan pembayaran utang di Bank Jabar, Bank Banten, BPRS dan Koperasi Praja Mandiri karena wabah covid-19 sangat terasa dialami.

“Pak Wali adalah orang tua dari para ASN dan non ASN di Kota Cilegon, ya sangat wajar kami selaku anaknya meminta kebijakan kepadanya untuk menangguhkan pembayaran utang di bank,” kata seorang ASN yang enggan disebutkan namanya.

Pihaknya melanjutkan, kepada siapa lagi berkeluh kesah selain kepada Pak Walikota untuk meminta penangguhan pembayaran utang, minimal tiga bulan dari bulan Mei, Juni sampai Juli.

“Yang penting ada kebijakan, biarpun tidak tiga bulan atau satu bulan aja tetap saya terima asal ada penangguhan pembayaran utang. Misalnya mempunyai utang di Bank selama 60 kali pembayaran, karena tidak bulan ditangguhkan jadi pembayarannya ditambah tiga bulan ke belakang,” ujarnya.

Hal yang sama diutarakan ASN bernama Hidayatullah, dirinya menuturkan, kebijakan penangguhan utang ini segera diambil oleh Pak Edi Ariadi selaku pimpinan dari pada ASN.

“Saya setuju apa yang disuarakan oleh para kawan-kawan ASN di OPD lain agar Walikota segera mengeluarkan kebijakan penangguhan utang piutang di beberapa Bank dan Koperasi, minimal tiga bulan,” tuturnya.

Jika ada kebijakan penangguhan utang pihaknya juga tidak menutup mata untuk membantu warga sekitar yang terkena dampak dari covid-19.

“Apabila ini terealisasi kami selaku ASN juga tidak menutup mata untuk membantu pemerintah dalam memberikan bantuan bagi warga sekitar kami yang terdampak covid-19 terutama warga yang secara ekonomi tidak mampu,” ungkap ASN yang bertugas di Dinas Sosial Kota Cilegon. (RMP/BTP)

Comments are closed.