Komisi V DPRD Banten Respon Keluhan Tim Medis Covid-19 RSUD Banten

0
25

SERANG – Merespon keluhan dari tim medis Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, Sekretaris Komisi V DPRD Banten, Fitron Nur Ikhsan mendatangi mess karantina tim medis di salah satu Hotel yang ada di Kota Serang. Kamis, (7/5/2020).

Sekretaris Komisi V DPRD Banten, Fitron Nur Ikhsan menyampaikan, bahwa insentif tersebut diberikan dari pemerintah pusat. Namun sayangnya hal tersebut tidak dikomunikasikan dari awal oleh Pemprov Banten sehingga terjadi miskomunikasi.

Fitron menuturkan, di tengah pandemi Covid-19 ia berharap untuk tidak melakukan hal yang dianggap menyakiti perasan masyarakat terhadap tim medis. Kemudian Fitron juga meminta agar tim medis Covid-19 RSUD Banten, yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien virus Corona tersebut untuk tidak melakukan aksi mogok kerja.

“Selama kita masih bicara jangan mogok, kasian sama pasien. Permintaan saya jangan mogok, Karena kasian pasien-pasien. Pengorbanan sebulan setengah itu nanti akan hilang,” pintanya.

Untuk diketahui, sebelumnya tim medis berencana akan melakukan aksi mogok kerja jika pembayaran insentif tak kunjung dibayarkan oleh Pemprov Banten.

Dalam kesempata itu, salah satu tim medis Covid-19 RSUD Banten yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa semenjak Pemprov Banten secara resmi menunjuk RSUD Banten sebagai rumah sakit pusat rujukan Covid-19 di Provinsi Banten, pihaknya belum menerima honorarium dan insentif yang dijanjikan oleh Pemprov Banten.

“Sudah satu bulan setengah saya dijamin untuk tempat tinggal, saya dijamin untuk biaya makan di sini, tapi saya tidak ada jaminan untuk memberikan nafkah kepada anak dan istri saya,” tuturnya. (ADV).

Comments are closed.