CILEGON – (BTP) – Puluhan warga di Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon melaporkan pengurus Warnasari Bersatu ke pihak Kepolisian Resort Cilegon. Laporan itu langsung diterima oleh Kepala Seksi Umum (Kasi Um) Polres Cilegon, pada Jum’at (12/06/2020).

Seorang warga Kelurahan Warnasari Asep Saefudin mengatakan, dilaporkan pengurus Warnasari Bersatu karena warga menilai ada dugaan penyelewengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan oleh PT Seven Gate Indonesia (SGI) salah satu perusahaan yang melakukan penyedotan pasir laut yang digunakan untuk PT Lotte Chemical.

“Pada hari ini kami resmi melaporkan pengurus Warnasari Bersatu ke Polres Cilegon. Kami menduga pengelolaan dana CSR yang dilakukan Pengurus Warnasari Bersatu ada indikasi penyelewengan, selain itu juga ada dugaan penyelewengan penyaluran CSR yang dikelola oleh pengurus Warnasari Bersatu tidak transparan dan tidak merata,” katanya.

Asep mengaku, sebelum melaporkan ke Polres Cilegon, pihaknya melakukan petisi terlebih dahulu yang isinya warga mempertanyakan ketransparanan penyaluran dana CSR kepada Pengurus Warnasari Bersatu dan dalam petisi tersebut dibubuhi tanda tangan diatas kertas seluruh warga baik warga yang tinggal di area Perumahan Warnasari maupun warga yang tinggal di luar Perumahan.

“Dan atas dasar itu kami melakukan pelaporan pengurus Warnasari Bersatu ke Polres Cilegon. Ada tiga nama yang kita dilaporkan terkait persoalan itu yakni masing-masing berinisial MM, JM dan YY,”ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC LSM Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas) Kota Cilegon Syaiful Majid menyatakan, pihaknya disini hanya membantu warga Warnasari. Ketika ada warga yang meminta bantuan agar minta dikawal terkait persoalan apa saja pihaknya akan senang hati ikut membantu.

“Kami disini selaku Ormas DPC Lapbas Kota Cilegon hanya sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga, ketika kami selaku pengurus Ormas diminta warga untuk membantu, kami siap,” jelasnya.

Sambung Syaiful Majid, pihaknya hanya mengawal warga datang ke Polres Cilegon untuk melaporkan terkait persolan dana CSR yang diduga ada dugaan penyelewengan oleh warga mengatasnamakan pengurus Warnasari.

“Intinya siapapun itu yang meminta bantuan kami, DPC Lapbas Kota Cilegon siap membantu terlebih terkait persoalan dana CSR yang tidak transparan dan tidak merata dan dikeluhkan oleh warga Warnasari,” tuturnya. (RMP/BTP)