Kunjungi Saung Topi Bambu, Komisi II DPRD Banten Support Pengembangan Ekonomi Kreatif

0
23

TANGERANG – Berbagai cara atau ide kreatif serta inovasi harus terus dikembangkan, guna menjaga eksistensi sebuah produk agar terus bertahan terutama pada sektor UMKM.

Hal tersebut menjadi kesimpulan pada diskusi ringan disela-sela kunjungan Komisi II DPRD Provinsi Banten ke Indonesia Creative Heritage, Saung Topi Bambu Tangerang pada awal Juni 2020.

Founder Saung Topi Bambu Agus Hasanudin mengatakan, tempat atau saung tersebut adalah sebagai tempat wisata kreatif dan edukatif yang berbasis pada ekonomi desa.

“Tujuannya untuk melestarikan kearifan lokal dan menjalankan ekonomi kreatif yang berbasis pada ekonomi desa,” ujarnya Minggu, (14/06/20).

Selain itu, menurut Kang Agus, di saung tersebut memproduksi berbagai macam kerajinan. Tentu yang berbahan bambu. Seperti Topi, Kopiah, Tas, Aneka Sofenir, dan Batik.

“Untu batik kami sudah punya merek, AIFDIN. Selain itu, kami juga membuka jasa kursus atau pelatihan bidang keterampilan,” sambung pria yang pernah menulis buku berjudul Kerajinan Topi Bambu di Tengah Arus Zaman ini

Lebih lanjut, Kang Agus juga mengatakan, terkait kondisi saung saat ini masih dalam proses pembangunan. Semoga ke depan menjadi bagian tempat wisata edukasi dan kreatif dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Seperti Museum, Ruang Membatik, Workshop dan Panggung Pertunjukan.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Banten H. Ade Awaludin dalam kunjungannya mengatakan, pengembangan kreatifitas pada kearifan lokal harus terus mendapat support dari berbagai element agar dapat memberikan manfaat.

“Harus kita dukung bersama, agar dapat memberikan manfaat untuk membangun ekonomi kreatif di lingkungannya,” ucap anggota dewan dari Fraksi Gerindra ini.

Perlu diketahui, pada kunjungan tersebut hadir pula Hj. Desi Yusnadi, M. Jamin, Mareta, Sri Hartati, dan Bonie Mufidzar. Sebagai apresiasi agar terus melestarikan kearifan lokal, para anggota dewan tersebut membeli produk mulai dari topi sampai tas untuk digunakan pribadi. (ADV)

Comments are closed.