Bantuan Terdampak Covid-19 Bagi Opang Di Kota Cilegon Belum Tersalurkan

0
48

CILEGON, (BTP) – Sudah hampir dua bulan ratusan Tukang Ojek Pangkalan (Opang) di empat Kecamatan yakni Kecamatan Citangkil, Kecamatan Ciwandan, Kecamatan Purwakarta dan Kecamatan Jombang belum juga menikmati manisnya bantuan terdampak Covid-19 dari Pemerintah Kota Cilegon.

Bantuan berbentuk uang tunai sebesar Rp500 ribu rupiah/opang itu rencananya akan diberikan langsung kepada tukang ojek melalui rekening Bank BJB.

Ropik Salah seorang tukang ojek yang sering mangkal di pangkalan Sate Cilegon atau depan SMK 17 ini mengatakan, sudah lama mengumpulkan foto copy KK dan KTP ke pihak Dinas Perhubungan Kota Cilegon. Namun, kendati sudah mengumpulkan foto copy KK dan KTP bantuan sosial tersebut tak kunjung datang.

“Itu sudah saya berikan malahan orang dari Dishub sendiri yang datang mendata dan meminta kartu identitas foto copy KK dan KTP. Lebih lah ada sekitar dua bulan kang, tapi sampai sekarang bantuan belum juga diberikan,” katanya, senin (15/06/2020).

Ropik mengungkapkan, semenjak virus corona mewabah pendapatan dari ngojek sepi dan kebanyakan nongkrong, dalam satu hari saja kadang dapat penumpang kadang tidak.

“Sedih kang, kalau diceritain mah, disini kan rata-rata kebanyakan ojek pangkalan mengangkut penumpang anak-anak sekolah, ditambah anak-anak sekolah di SMK 17 libur. Ya ada juga sih penumpang umumnya ibu-ibu, tapi bagaimana lah wong sepi ga ada tumpangan, untuk makan saja susah. Saya sih nunggu mah nunggu bantuan yang katanya ada dari Dishub tapi bantuan nggak kunjung datang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Keselamatan Lalulintas pada Dishub Kota Cilegon Faturrohman membenarkan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 untuk para tukang ojek pangkalan (opang) hingga kini belum cair, ada 4 Kecamatan yang sampai kini belum cair dan jumlahnya pun ratusan.

“Memang ada ratusan opang di 4 Kecamatan yakni opang Kecamatan Citangkil, Ciwandan, Jombang dan Purwakarta belum cair dan jumlahnya kurang lebih ada ratusan,” ucapnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.