Bawaslu RI Tindak 369 ASN Tak Netral Pada Pilkada Serentak

0
32

CILEGON – (BTP) – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu RI bersama Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah menangani ratusan perkara dugaan tindak pelanggaran yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara atau ASN pada Pilkada serentak tahun 2020.

Komisioner Bawaslu RI Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Muhammad Afifudin saat menghadiri Rapat Kerja Teknis SDM Bawaslu Kota Cilegon di salah satu restoran mengatakan, pihaknya bersama Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah menangani dan memproses sebanyak 369 perkara dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara atau ASN yang mendukung salah satu pasangan calon.

“Umumnya para ASN yang melakukan dugaan tindak pelanggaran tersebut mendukung pasangan calon petahana. Dari 369 dugaan pelanggaran Pilkada, sebanyak 260 sudah ditindak oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan sisanya masih di KASN,” katanya senin (20/07/2020).

Dengan banyaknya pelanggaran pilkada yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara, Bawaslu ri juga telah melakukan MOU bersama Komisi Aparatur Sipil Negara, Polri, dan TNI untuk menindak adanya ASN maupun anggota Polri/TNI yang tidak netral.

“Kita sudah melakukan MOU kemarin bersama pihak terkait, untuk ASN yang memberikan sanksi KASN, untuk anggota Polri yang menindak Propam, dan untuk anggota TNI yang menindak Denpom,” jelasnya.

Sementara itu, Bawaslu Kota Cilegon Siswandi mengungkapkan, untuk di Kota Cilegon sendiri pihaknya telah menindak sebanyak 2 orang Aparatur Sipil Negara yang merupakan sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon dan Lurah Gerem.

“Sudah dua yang kita tindak yaitu Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon dan Lurah Gerem dan rekomendasi kita telah dikirim ke KASN yang diduga melakukan pelanggaran pilkada mendukung salah satu pasangan calon petahana,” tukasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.