Pemotongan Bangkai KMP Rosmala Diduga Tak Berizin

0
56

CILEGON – (BTP) – Adanya aktifitas pemotongan bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Rosmala yang berada di Pesisir Pantai Pulorida, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, yang dilakukan oleh PT Wahana Karya Maritim sekaligus pemilik lahan diduga ilegal dan tidak mengantongi izin.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banten Victor Vikki Subroto yang ditemui usai mendampingi Tiga Menteri di Dermaga Eksekutif Merak mengatakan, pemotongan bangkai kapal penyeberangan Merak-Bakauheni di pesisir pantai pulorida itu menyalahi aturan, karena lahan tersebut bukan peruntukan untuk lokasi pemotongan bangkai kapal.

“Sudah saya surati kemarin, saya juga kasih ke Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS-nya). Dan sebetulnya kapalnya sih tidak masalah dan sudah ada sertifikat penghapusannya. Namun hanya tempatnya saja. Saya juga lagi menunggu jawaban dari TUKS nya kenapa dilakukan pemotongannya disitu,” katanya, sabtu (25/07/2020).

Victor mengaku, aktifitas pemotongan bangkai KMP Rosmala tersebut tidak ada izin dari Kementerian Perhubungan. Dan kemarin pihaknya juga telah mengirim petugas (KSOP) untuk mendatangi lokasi dan mengecek tempat pemotongan kapal Roslama.

“Kedatangan petugas kami adalah untuk menindaklanjuti adanya laporan kegiatan aktifitas pemotongan kapal yang belum mengantongi izin dari kita (KSOP Banten),” tukasnya.

Hingga saat ini, pihak perusahaan dari PT Wahana Karya Maritim yang melakukan aktifitas pemotongan bangkai KMP Rosmala sekaligus pemilik lahan di lokasi tersebut belum dapat dikonfirmasi, dan dilayangkan pesan singkat belum ada jawaban. (RMP/BTP)

Comments are closed.