PT Wahana Karya Maritim Bantah Lakukan Pemotongan Bangkai KMP Rosmala

0
36

CILEGON – (BTP) – PT Wahana Karya Maritim angkat bicara terkait menyusul adanya aktifitas pemotongan bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Rosmala yang berada di Pesisir Pantai Pulorida, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon yang diduga ilegal.

Direktur PT Wahana Karya Maritim Susilany saat dihubungi mengatakan, awalnya petugas dari KSOP menghubungi pihaknya untuk mengkandaskan bangkai KMP Rosmala ke lahan Pesisir Pantai Pulorida pada 2019 lalu, karena mau ada pembersihan alur laur dan nanti kapal tersebut akan ditarik lagi.

“Saya tolak mereka (petugas KSOP Banten), jangan taro kapal disitu, namun mereka (petugas KSOP) terus memohon ke kita agar bisa mengkandaskan KMP Rosmala karena KMP Roslama sebelumnya yang angker di sekitar Perairan Pulau Shangiyang sangat mengganggu, nanti akan ditarik lagi,” katanya, sabtu (25/07/2020).

Susilany menyatakan, setelah beberapa bulan KMP Rosmala berada dilahan miliknya, pihaknya sendiri langsung menyurati KSOP untuk memindahkan bangkai kapal tersebut.

“Itu saya sudah mohon secara lisan kepada KSOP agar KMP Rosmala dipindahkan, bahkan saya juga menyurati dua kali dengan tanggal yang berbeda untuk permohonan pemindahan bangkai kapal. Sampai sekarang KMP Rosmala tidak juga dipindahkan oleh KSOP,” jelasnya.

Bahkan Susilany selaku pemilik lahan sendiri mengaku sangat terganggu dan dirugikan dengan dikandaskannya bangkai KMP Rosmala karena khawatir kapal tersebut terbalik, dan sebelumnya pihak (KSOP) mengaku hanya sebentar saja dikandaskan dilahannya dan akan dipindahkan lagi.

“Saya saja terganggu dan dirugikan adanya aktifitas pemotongan kapal, lihat saja tuh miring kapalnya sudah mau terbalik. Ini mana mas coba, katanya mau dipindahin, malah sudah hampir setahun KMP Rosmala berada di lahan punya saya. Dan yang miris lagi kenapa saya dituding melakukan aktifitas pemotongan kapal disitu oleh KSOP. Itu bukan kita yang melakukan pemotongan kapal, memang lahannya punya saya. Tapi bukan PT Wahana Karya Maritim yang melakukan pemotongan kapal. Setelah itu, kok KSOP ga mikir kenapa KSOP menyurati saya, negur saya melakukan aktifitas. Padahal KSOP sendiri yang menyandarkan kapalnya di lahan saya, kan seharusnya KSOP sendiri tuh yang memindahkan kapalnya,” ucapnya dengan nada kesal.

Sementara itu, eks Kapal Penyeberangan Merak-Bakauheni KMP Rosmala telah berpindah tangan dan aktifitas pemotongan bangkai KMP Rosmala di Pesisir Pantai Pulorida diduga tidak berizin dan dilakukan oleh perusahaan dari surabaya. (RMP/BTP)

Comments are closed.