4 Cara Penyebaran Penyakit Menular

0
43

Bantentop.com, – Cara penyebaran atau mode of transmission penyakit infeksi dapat melalui beberapa cara, baik terjadi secara langsung maupun tidak langsung dari satu orang ke orang lainnya.

Melansir Buku Ilmu Kedokteran Pencegahan & Komunitas (2009) karya Dr. Budiman Chandra, sedikitnya ada 4 cara penularan penyakitmenular yang patut dipahami.

Baca juga: Waspada Kutil Kelamin (1): Gejalanya Kerap Tak Disadari

Berikut penjelasannya:

Media langsung dari orang ke orang (permukaan kulit)

Jenis penyakit yang dapat ditularkan dengan cara ini, antara lain:

-Penyakit kelamin

-Trakoma

-Atraks

-Penyakit pada kaki dan mulut

-HIV (AIDS)

-Skabies

-Gas-gangren

-Rabies

-Esrisipelas

-Infeksi luka aerobik

Penyakit kelamin seperti gonore, sifilis dan HIV, agen penyakitnya ditularkan langsung dari seseorang yang infeksius ke orang lain melalui hubungan intim.

Cara memutuskan rantai penularannya yakni dengan mengobati penderita dan tidak lagi melakukan hubungan seksual dengan pasangan bukan suami–istri.

Khusus untuk HIV, jangan menggunakan alat suntik bekas dan menggunakan darah donor penderita penyakit tersebut.

Melalui media udara

Penyakit yang dapat ditularkan dan menyebar secara langsung maupun tidak langsung melalui udara pernapasan disebut sebagai air borne disease.

Jenis penyakit yang dapat ditularkan melalui cara ini, di antaranya:

-TBC paru

-Varicella

-Difteri

-Influenza

-Variola

-Morbili

-Meningitis

-Demam scarlet

-Mumps

-Rubella

-Pertussis

Cara pencegahan penularan penyakit, antara lain:

-Memakai masker

-Menjauhi kontak serta mengobati penderita TBC

Melalui media air

Penyakit dapat menular dan menyebar secara langsung maupun tidak langsung melalui air.

Penyakit-penyakit yang ditularkan melalui air disebut sebagai water borne disease atau water related disease.

Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan air dapat dibagi lagi menjadi empat kelompok menurut cara penularannya, yakni:

-Water borne mechanism

Kuman patogen yang berada dalam air dapat menyebabkan penyakit pada manusia, ditularkan melalui mulut atau sistem pencernaan.

Sebagai contoh: kolera, tifoid, hepatitis virus, disentri basiler dan poliomielitis.

-Water washed mechanism

Jenis penyakit water wshed mechanism yang berkaitan dengan kebersihan individu dan umum dapat berupa:

-Infeksi melalui alat pencernaan, seperti diare pada anak-anak

-Infeksi melalui kulit dan mata, seperti scabies dan trakoma

-Penyakit melalui gigitan binatang pengerat, seperti leptospirosis

Lowongan

Ini merupakan jenis penyakit dengan agen penyakit yang menjalani sebagian siklus hidupnya di dalam tubuh vector atau sebagai pejamu intermediate yang hidup di dalam air.

Sebagai contoh: skistosomiasis, Dracunculus medinensis.

-Water related insect vector mechanism

Jenis penyakit yang ditularkan melalui gigitan serangga yang berkembang biak di dalam air, misalnya filariasis, dengue, malaria, demam kuning (yellow fever).

Cara pencegahan penularan penyakit melalui media air atau makanan dapat dilakukan, antara lain dengan cara:

-Penyakit infeksi melalui saluran pencernaan dapat dilakukan dengan cara sanitation barrier, yakni memumutis rantai penularan, seperti menydiakan air bersih, menutup makanan agar tidak terkontaminasi, buang air besar dan menampung sampah tidak lagi di sembarang tempat

-Penyakit infeksi yang ditularkan melalui kulit dan mata dapat dicegah dengan hygiene personal yang baik dan tidak memakai peralatan orang lain, seperti sapu tangan dan handuk

-Penyakit infeksi lain yang berhubungan dengan air melalui vektor seperti malaria dan demam berdarah dengue (DBD) dapat dicegah dengan pengendalian vektor

Melalui media vector penyakit

Arthropod-borne diseases atau sering disebut sebagai vector-borne diseases merupakan penyakit penting yang seringkali bersifat endemis dan sering menimbulkan bahaya kematian.

Contoh penyakit tersebut di antaranya, yakni DBD, malaria, kaki gajah, dan penyakit virus Chikungunya yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Selain itu, penyakit saluran pencernaan seperti disentri, kolera, demam tifoif, dan paratifoid ditularkan secara mekanis oleh lalat rumah.

Sumber : KOMPAS.com
(red)

Comments are closed.