Molor Dua Kali Akibat Covid-19, TKD Karang Taruna Ke V Kota Cilegon Bakal Digelar

0
27

CILEGON – (BTP) – Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna ke V tingkat Kota Cilegon yang sebelumnya sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, kini rencananya bakal digelar pada 14-15 September mendatang.

Ketua SC TKD Karang Taruna Kota Cilegon Rahmatullah Ramidin mengatakan, bahwa sebenarnya TKD Karang Taruna ke V ini akan digelar pada bulan Maret lalu, namun karena adanya pandemi Covid-19, TKD akhirnya ditunda.

“Memang TKD ini molor selama enam bulan, lalu dijadwalkan pada 27 Juni dan ternyata pada bulan Juni tidak bisa dilaksanakan karena Covid-19. namun kali memasuki New Normal ini rencananya akan digelar pada 14-15 September akan kita laksanakan,” katanya, selasa (01/09/2020).

Pria yang akrab disapa Robet ini mengaku, untuk Temu Karya Daerah tahun ini tidak ada sama sekali bantuan dari Pemerintah Kota Cilegon dan ini semua biaya dari hasil swadaya pengurus Karang Taruna dan mitra Industri yang ada di Kota Cilegon.

“Biasanya setiap Karang Taruna mendapatkan anggaran dari Pemkota Cilegon sebesar Rp 100 juta, akan tetapi akibat pandemi Covid-19 anggaran itu dialihkan untuk penanganan virus corona,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua OC TKD ke V Karang Taruna Kota Cilegon Mahdi menyatakan, berbagai persiapan untuk TKD saat ini sudah dipersiapkan dan sudah hampir final tinggal pelaksanaannya.

“Alhamdulillah berbagai persiapan untuk TKD sudah hampir selesai, tinggal penentuan tempat dimana kita akan menggelar TKD, akan tetapi tempat pelaksanaan pasti digelar di salah satu Hotel yang ada di Kota Cilegon. Jumlah pesertanya juga dibatasi dan hanya perwakilannya saja karena memasuki masa New Normal dan mentaati anjuran pemerintah mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Mahdi mengungkapkan, untuk para kandidat yang maju dalam bursa pencalonan pimpinan Karang Taruna tingkat Kota Cilegon sesuai dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART). AD ART kita berbeda dengan organisasi lain.

“Di AD ART Karang Taruna setiap anggota yang akan maju sebagai kandidat harus diusung oleh pengurus Kecamatan dan itu-pun dilakukan sesuai tata tertib (tatib) dibacakan oleh pimpinan sidang, berbeda dengan organisasi lain sebelum pencalonan mereka para kandidat mendaftar terlebih dahulu. Jika ada anggota yang berniat maju tetap bersabar sambil berjalannya TKD,” tukasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.