DPKPTB Kabupaten Serang Pastikan Pembangunan Rutilahu, PSU, dan PIP Lancar dan Tepat Waktu

0
34

SERANG, – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang memastkan jika pembangunan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU), Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan Pusat Informasi Pariwisata (PIP) di tahun 2020 ini berjalan dengan lancar dan selesai sesuai target yang ditentukan.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Gedung Pemerintahan DPKPTB Kabupaten Serang, Tony Kristiawan menyampaikan bahwa progres progaram pembangunan yang dilakukan di bidang perumahan saat ini sudah hampir 100 persen. Beberapa pekerjaan di bidangnya yakni meliputi PSU, Rutilahu, dan PIP.

Untuk pembangunan PSU kata Tony saat ini progresnya sudah 100 persen dan tinggal melakukan pembayaran. Kemudian sama halnya dengan Rutilahu dan PIP, saat ini progresnya sudah hampir 100 persen. Tony mengatakan, untuk Rutilahu ada sekitar 10 rumah dalam tahap finishing dari 925 rumah yang dikerjakan.

“Alhamdulilah semua pekerjaan berjalan dengan lancar, semua hampir 100 persen. PIP di Anyer sudah pada tahap finishing, dan rutilahu hanya tinggal beberapa rumah saja di tiga desa. Itu pun sudah tahap finishing juga,” tuturnya.

Pembangunan pembuatan Pusat Informasi Pariwisata di Kecamatan Anyar yang sudah rampung

Saat ditanya kendala yang dihadapi dimasa pandemi covid-19 ini, Tony mengaku bahwa memang sedikitnya banyaknya berpengaruh lantaran mayoritas pekerjaan pada bidangnya dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat. Sehingga dengan adanya pandemi covid-19 ini memakan waktu lama karena adanya pembatasan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Lebih lanjut Tony menyampaikan, untuk di tahun 2021 mendatang, rencananya ada pembangunan empat alun-alun Kecamatan di Kabupaten Serang. Oleh karena itu dirinya berharap, pandemi Covid-19 saat ini dapat segera berakhir sehingga kondisi keuangan kembali stabil dan tidak menghambat program pembangunan kedepan.

“Karena dengan adanya pandemi covid-19 tentunya menghambat anggaran untuk pembangunan, banyak anggaran yang dialihkan untuk penanganan covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPKPTB Kabupaten Serang Ir. Irawan Noor mengatakan, untuk program kerja DPKPTB Kabupaten Serang di 2020 sendiri, dipastikan dapat selesai tepat waktu yang terdiri dari Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembuatan Pusat Informasi Pariwisata (PIP) di Kecamatan Anyar, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) serta pendidikan.

Salah satu sarana prasarana MCK yang dibangun DPKPTB Kabupaten Serang

Untuk rutilahu, Irawan menjelaskan, bahwa program tersebut digarap dari beberapa sumber pembiayaan yakni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang 2020 memperbaiki 825 unit rumah yang menghabiskan dana kurang lebih Rp 18 Miliar. “Masing-masing rumah dijatah Rp 20 juta. Penyelesaiannya sudah 80 persen, pembayarannya sudah 50 persen, dan segera diselesaikan,” ujarnya.

Irawan melanjutkan, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN), ada 1.100 unit dan baru dikerjakan 50 persen. Sedangkan dari APBD Provinsi Bnaten, menunggu konfirmasi karena uangnya masih dalam proses untuk membangun 100 unit rutilahu dengan biaya Rp 40 juta per rumah. Selain itu, ada juga Corporate Social Responsibility (CSR) dari Koperasi Benteng Syariah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Serang yang masih jalan terus.

“Kalau PIP di Kecamatan Anyar anyar baru 50 prsen kemudian SPAM ada uang Rp9 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Anggaran tersebut telah dikerjasamakan dengan PDAM dan sudah di tenderkan, sehingga akan mulai dibangun di Desa Cikande, Desa Cikande Indah, dan Desa Lebak Wangi,” pungkasnya. (Advertorial).

Comments are closed.