Ditengah Pandemi Covid-19, DPKPTB Kabupaten Serang Gulirkan Program Padat Karya

0
57

SERANG, – Selain fokus dalam program prioritas, Program kerja Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang yang dipimpin Ir. Irawa Noor, MM selaku kepala dinas dan sekertarisnya Suherlan, ST., M.Si juga turut serta dalam mebantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yakni dengan menjalankan program padat karya.

Dalam program itu, DPKPTB melibatkan tenaga kerja desa, sehingga ada lapangan kerja untuk masyarakat yang saat ini sedang terdampak pandemi Covid-19.

Kepala DPKPTB Kabupaten Serang Ir. Irawan Noor, MM. mengatakan, terkait keterlibatan DPKPTB dalam penanganan Cvid-19, di dinasnya tidak ada refocusing anggaran. Sebab dinasnya tidak menangani Covid. Namun dalam hal ini DPKPTB turut serta membantu penanganan masyarakat terdampak melalui program padat karya.

“Kita dalam penanganan pandemi covid-19 membantu dengan padat karya, penanganan dampak banyaknya pengangguran dengan membuka kesempatan bekerja,” ujarnya kepada reporter belum lama ini.

Salah satu pembanguna air bersih yang dilaksanakan oleh DPKPTB Kabupaten Serang

Irawan menjelaskan, untuk program padat karya yang digulirkan DPKPTB Kabupaten Serang diantaranya yaitu ada dua MCK, delapan air bersih dan tujuh pembangunan jalan lingkungan yang dilakukan. “Kalau padat karya dalam rangka hubungan dengan covid, artinya ini pekerjaannya melibatkan tenaga kerja desa untuk menambah penghasilan mereka yang saat ini tidak ada lapangan kerja,” tuturnya.

Salah satu bangunan MCK yang digulirkan oleh DPKPTB Kabupaten Menurut dia, dengan program tersebut diperkirakan mampu menyerap 9.000 Hari Orang Kerja (HOK). “Jadi jalan lingkungan 500 meter kita bagi per 100 meter, jadi ada lima patok, patok satu si A,B,C yang kerja, juga patok lain begitu dibagi. Itu teknologi sederhana tidak melibatkan keahlian bisa masyarakat setempat yang kerja, material dari kita sewakelola,” jelasnya.

Salah satu sarana prasarana MCK yang dibangun DPKPTB Kabupaten Serang

Lebih jauh Irawan mengatakan, Irawan menambahkan, secara umum capain program kerja di dinasnya sudah mencapai 90 persen. Namun demikian pihaknya terus berupaya agar seluruh program dapat selesai tepat waktu. Pertama, lanjut Irawan, yakni program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), ada beberapa sumber yang digunakan. Yakni bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang sebanyak 925 unit, dengan anggaran per rumah Rp 20 juta atau total Rp 18 miliar. Progres untuk program ini sudah mencapai 80 persen selesai.

Ia mengtakan, sejauh ini tidak ada kendala untuk perbaikan rutilahu tersebut. Bahkan kata dia, proses pembangunan sangat luar biasa, sebab partisipasi masysarakat sangat tinggi.

“Kalau disebut partisipasi rendah enga ada buktinya rutilahu bangun baru semua. Hebatnya rutilahu dengan Rp 20 juta bisa rumah baru, engga mungkin kalau tanpa sharing. Luar biasa bisa partisipasi besar. Keluarga (penerima bantuan) nya membantu,” ucapnya.

Selain itu, untuk program pembangunan pusat informasi pariwisata (PIP) di Kecamatan Anyar saat ini sudah mencapai hampir 100 persen. Adapun untuk program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total Rp 9 miliar.

“Selanjutnya keempat program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) mulai berjalan. Walau sempat tertunda, namun kini program tersebut dari tujuh titik rata-rata progresnya sudah hampir selesai. Kemudian untuk pendidikan, tahun ini da delapan gedung pendidikan yang dibangun. Terdiri dari tiga pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP), lima bangunan Sekoloalh Dasar (SD). Progresnya saat ini semua sudah selesai dibangun. Kemudian keenam ada juga program untuk 16 pondok pesantren,” pungkasnya. (Advertorial)

Comments are closed.