Sumber Pangan Di Kecamatan Purwakarta Perlu Dijaga Dan Dilestarikan

0
46

CILEGON – (BTP) – Keberadaan kawasan Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon memiliki potensi alam dengan persawahan yang subur. Diharapkan potensi ini bisa diberdayakan dan mendapatkan perlindungan guna meningkatkan potensi sumber pangan di Kota Cilegon.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Purwakarta KH. Bukhori mengatakan sejak dulu kultur masyarakat Purwakarta adalah petani. Untuk itu, perlu adanya perhatian serius dalam pendampingan petani guna meningkatkan kwalitas hasil pertanian.

“Lahan subur di Purwakarta memiliki potensi besar mendukung stabilitas ketahanan pangan masyarakat. Ini bisa dilihat dari aktifitas Pasar Bunder setiap Senin dan Kamis yang digunakan warga untuk menjual hasil panen,” katanya, kamis (15/10/2020).

Potensi persawahan subur ini perlu mendapatkan perhatian yang serius untuk menjaga kelestariannya. Apalagi, sebut KH. Bukhori, keberadaan proyek pembangunan Jalan Lingkar Utara harus tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

“Saya tertarik dengan rencana program kerja Paslon Haji Ali Mujahidin dan Firman Mutakin (MULIA) yang menaruh perhatian serius terhadap keberlangsungan pertanian, baik di Purwakarta atau pun di Kecamatan lainnya,” ujarnya.

Di dalam rolas karse atau 12 program cita-cita Mulia, disebutkan perlu adanya mewujudkan ketahanan pangan dengan melakukan edukasi pembinaan dan pendampingan manajemen pertanian dan peternakan yang berorientasi pada industri.

“Sebagai wadah perlindungan, maka dibangun BUMD bidang pertanian dan peternakan yang berorientasi pada stabilitas ketahanan pangan masyarakat,” lanjut Bukhori.

Inovasi pertanian yang akan dikembangkan oleh paslon nomor 1 ini, KH Bukhori menilai, para petani akan mendapatkan perlindungan sekaligus peningkatan kwalitas dengan adanya pendampingan manajemen pertanian modern.

“Semoga dengan program rolas karse bisa meningkatkan kwalitas dengan adanya pendampingan para petani,” sambungnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Purwakarta lainnya, Haji Ali Rahwan mengungkapkan, dalam pemberdayaan pertanian perlu juga pembangunan infrastruktur aliran sungai yang baik. Persoalan yang timbul pada musim penghujan adalah banjir.

“Banjir sering terjadi karena adanya pendangkalan sungai dan sumbatan karena sampah. Akibatnya air meluap ke persawahan yang menyebabkan tanaman padi rusak. Dengan pembangunan pertanian yang profesional ini, tentu akan dibarengi dengan normalisasi sungai. Dengan program yang tersusun dalam rolas karse Cilegon Mulia. Paslon nomor 1 mampu membaca dan memahami kondisi lingkungan di Cilegon. Inilah alasan warga Purwakarta harus bersatu memenangkan Mulia dalam Pilkada Kota Cilegon,” tukasnya. (RMP/BTP)

Comments are closed.