Layanan Kesehatan RSUD Kota Cilegon Disoroti, H Mumu: Harus Ada Perubahan

0
58

CILEGON – (BTP) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon nyaris bangkrut di akhir tahun 2019 sepertinya menjadi catatan buruk dalam dunia pelayanan kesehatan masyarakat.

Calon Wali Kota Cilegon dari jalur independen H. Ali Mujahidin turut menyoroti kondisi RSUD Cilegon yang tidak elok dipandang mata saat jalani tahapan tes kesehatan.

“Pada saat jalani tes kesehatan, kita berada di ruang VIP. Sayangnya, ruangan itu tidak layak. Contohnya saja banyak keramik yang rusak dan keran air yang bocor,” katanya, selasa (03/11/2020)

Calon Wali Kota nomor urut 1 ini mengaku, jika kondisi ruang VIP saja sudah rusak, bagaimana dengan ruang perawatan di kelas 3, 2 dan 1?

“Tidak hanya fasilitas saja yang rusak, obat-obatan saja sempat kehabisan. Jika sudah begini, apa ada yang salah dengan sistem manajemen rumah sakit?” ujarnya.

Jika sudah begini, pihaknya menyatakan harus ada perubahan yang besar dalam pengurusan rumah sakit dan pelayanan fasilitas kesehatan.

“Ini persoalan pelayanan kesehatan demi kemanusian. Harus dibangun sistem pelayanan birokrasi yang profesional, cepat tanggap dan transparansi dalam pengelolaan rumah sakit,” jelasnya.

Adapun rencana program dalam rolas karse (12 cita-cita), Haji Mumu mengatakan penting adanya perbaikan dalam berbagai bidang di RSUD Cilegon. Salah satunya adalah transparansi dan akuntable. Serta menyelenggarakan pemerintah yang bersih dan bebas KKN.

“Kita tingkatkan customer care dan memberikan berobat gratis dengan Kartu Cilegon Sehat. Serta peningkatan empat status puskesmas jadi tipe D. Kesehatan seharusnya menjadi program yang diutamakan, karena berhubungan langsung dengan Hak Asasi Manusia. Kesehatan juga menjadi penentu dalam indeks pembangunan manusia di Kota Cilegon,” tukasnya.

(RMP/BTP)

Comments are closed.