Ini Solusi Cawalkot Cilegon Firman Mutakin Atasi Banjir Di Hadapan Warga

0
22

CILEGON – (BTP) – Calon Wakil Wali Kota Cilegon Firman Mutakin mendapatkan banyak keluhan saat bersilaturahmi dengan warga di Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Keluhan berupa buruknya tata ruang kota yang menyebabkan banjir, sampah dan persoalan lingkungan lainnya.

“Kondisi lingkungan sering terjadi banjir karena saluran sungai dan gorong-gorong macet,” kata Toni Heriyanto kepada Firman, sabtu (07/11/2020).

÷

Toni mengungkapkan, banjir yang terjadi akhir-akhir ini sangat tinggi dan mengkhawatirkan. Sayangnya, usulan warga kepada pemerintah untuk melakukan normalisasi sungai belum juga terealisasi.

“Apa iya, Cilegon akan terus-terusan banjir? Mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan yang dikhawatirkan Kota Cilegon akan terendam banjir,” ujarnua.

Menjawab keluhan warga, Bakal Calon Wakil Wali Kota Cilegon Firman Mutakin mengatakan, jika dalam rolas karse program Cilegon Mulia sangat memperhatikan kondisi lingkungan di Kota Cilegon.

“Tentu saja kita ingin Kota Cilegon lebih asri, lestari dan ramah lingkungan dengan menanampkan kesadaran pola hidup bersih dengan ringkas, rapih, resik, rawat dan rajin,” kata Firman kepada pendukungnya.

Ada pun caranya, pria yang akrab disapa Lian Firman ini menjelaskan, perlu adanya normalisasi aliran sungai atau kali. Perlu juga adanya resapan air sebagai upaya mengatasi banjir dengan menanam pohon produktif di halaman rumah dan lahan tidur.

“Kita akan perbaiki Daerah Aliran Sungai (DAK) dengan melibatkan warga tentunya. Ini untuk mengurai solusi masalah banjir langganan,” jelasnya.

Firman menambahkan, perlu adanya sinergi antara industri dan pemerintah Kota Cilegon. Sehingga Calon Wakil Wali Kota Cilegon Firman Mutakin mendapatkan banyak keluhan saat bersilaturahmi dengan warga Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Keluhan berupa buruknya tata ruang kota yang menyebabkan banjir, sampah dan persoalan lingkungan lainnya.

“Kondisi lingkungan sering terjadi banjir karena saluran sungai dan gorong-gorong macet,” kata Toni Heriyanto kepada Firman, Sabtu 7 November 2020.

Toni mengatakan, banjir yang terjadi akhir-akhir ini sangat tinggi dan mengkhawatirkan. Sayangnya, usulan warga kepada pemerintah untuk melakukan normalisasi sungai belum juga terealisasi.

“Apa iya, Cilegon akan terus-terusan banjir?” kata Toni.

Menjawab keluhan warga, Firman mengatakan jika dalam rolas karse program Cilegon Mulia sangat memperhatikan kondisi lingkungan di Kota Cilegon.

“Tentu saja kita ingin Kota Cilegon lebih asri, lestari dan ramah lingkungan dengan menanampkan kesadaran pola hidup bersih dengan ringkas, rapih, resik, rawat dan rajin,” kata Firman kepada pendukungnya.

Ada pun caranya, dijelaskan Firman, perlu adanya normalisasi aliran sungai atau kali. Perlu juga adanya resapan air sebagai upaya mengatasi banjir dengan menanam pohon produktif di halaman rumah dan lahan tidur.

“Kita akan perbaiki Daerah Aliran Sungai (DAK) dengan melibatkan warga tentunya. Ini untuk mengurai solusi masalah banjir langganan,” kata Firman.

Firman menambahkan, perlu adanya sinergi antara industri dan pemerintah Kota Cilegon. Sehingga dapat mewujudukan Cilegon Hijau dengan Lingkungan Hidup yang berkualitas.

“Kita sama-sama edukasi masyarakat akan pentingnya jaga lingkungan untuk hidup sehat dan nyaman,” kata Firman. Hijau dengan Lingkungan Hidup yang berkualitas.

“Kita sama-sama edukasi masyarakat akan pentingnya jaga lingkungan untuk hidup sehat dan nyaman,” tambahnya.

(Mg Ria/Btp)

Comments are closed.