DPRD Pandeglang Perjuangkan Nasib 600 TKK Jadi P3K

0
22

PANDEGLANG, – DPRD Kabupaten Pandeglang akan mendorong dan6 memperjuangkan nasib para Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang saat ini dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk mengusulkan pada pemerintah pusat yang masuk passing grade sebanyak 600 orang segera diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) diberbagai bidang.

Hal itu terungkap salah satu Anggota DPRD Pandeglang, Agus Sopian, SP dari Fraksi PKS dalam rapat badan anggaran Rencana APBD 2021 bersama TA-PD diruang banmus DPRD Pandeglang, Jumat (13/11/20) sore pukul 17.00 Wib

Menurut Agus Sopian, bahwa terkait dengan rencana Pemerintah Pusat mengangkat tenaga honorer menjadi P3K asumsinya bahwa anggaran pusat ke daerah dititipkan kedalam Dana Alokasi Umum (DAU).”Dan kami minta Pemkab Pandeglang untuk segera mengkonfirmasi ke Pusat, siapa yang membiayai gaji P3K itu. Kalau tidak dari pusat, kita minta TKK yang passing grade sebanyak 600 orang secepatnya diangkat. Jangan seperti ini nasib mereka (TKK,-red) terkatung-katung yang masa kerjanya sudah belasan tahun mengabdi di Pemkab Pandeglang.” tandas Agus Sopian yang juga Ketua Komisi II ini.

Dikatakannya, dari Pemkab Pandeglang masih mengkalkulasikan anggaran, sambil menunggu kepastian dari pusat siapa yang membiayai P3K tersebut.”Sampai saat ini masih simpang-siur, dan pemda masih menunggu rujukan dari pusat dan nanti akan dipertimbangkan. Yang pasti kami akan terus berjuang mendorong secepatnya TKK diangkat menjadi P3K, karena ini sudah menjadi keputusan pusat yang harus direalisasikan.” katanya.

Sementara Kepala BKD Kabupaten Pandeglang, H. Ali Fahmi Sumanta mengatakan pihaknya akan secepatnya komunikasi dengan BKN dan Menpan RB, karena menyangkut soal keuangan. “Mudah-mudahan secepatnya ada solusi kearah sana (pengangkatan P3K), agar bisa teramakan semua TKK yang sudah masuk passing grade secara bertahap, dengan catatan TKK akan ditetapkan P3K dan akan dibahas bersama tim anggaran DPRD Pandeglang. BKD pasti akan memperjuangkan nasib TKK yang passing grade.” kata Fahmi kepada media, Jumat (13/11/20) usai rapat tersebut.

Dikatakan Fahmi, selama ada formasi diumum TKK sulit karena persoalan umur.”Kalau toh tidak ada formasi pengangkatan umum, kenapa tidak kita prioritaskan formasi P3K yang berkesinambungan agar kita fokus pada TKK yang masuk passing grade secara bertahap. Kita manfaatkan untuk pengangkatkan P3K. Mohon bersabar kita sama-sama berjuang dengan anggota dewan.” ujarnya.

(Fidz/dan/red)

Comments are closed.