Manfaatkan Lahan Sempit, Petani Di Kelurahan Taman Baru Tanam Padi Secara Hidroponik – Bantentop

0
70

CILEGON – (BTP) – Banyak cara dilakukan warga salah satunya dengan memanfaatkan lahan sempit disamping pekarangan rumah dengan melakukan bercocok tanam dan budidaya ikan. Diatas lahan seluas kurang dari empat puluh meter ini. Seorang petani di Lingkungan Sondol, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon bercocok tanam dengan menaman tanaman pagi secara hidroponik.

Diatas lahan yang sempit disamping pekarangan rumahnya difungsikan dengan menanam padi secara hidroponik dengan berbekal pipa berukuran sembilan puluh enam meter dan botol bekas air mineral.

Muharoni menceritakan, awal muasal dirinya tertarik bertani secara hidroponik ketika dirinya melihat tayangan di media sosial terkait tata cara bertani secara hidroponik. Dan sejak itu, naluri petaninya timbul dengan menggarap lahan disampingnya dengan pertanian hidroponik.

“Dengan berbekal alat seadanya, saya mulai menanam tanaman padi dan sudah hampir satu bulan mulai menggeluti menanam tanaman padi. Dan alhamdulillah tanaman pagi tersebut tumbuh subur dan telah mengeluarkan buah,” katanya.

Muharoni melanjutkan, dirinya tidak hanya menanam pagi. Diatas lahan yang sempit itu dan dengan mengeluarkan modal enam juta rupiah dimanfaatkan dengan berternak ikan lele, sehingga ketika panen pagi juga memanen ikan lele.

“Agar hasil tanamannya tidak di makan hama saya juga berinovasi dengan menernak ikan lele di bawah padi yang di tanamnya dengan membuatkan kolam dari terpal seukuran dengan lahan tanaman padinya. Ya, seperti tanaman tumpangsarilah, jadi ketika panen padi berbarengan dangan panen lele,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Taman Baru Nanang Umar Nafis mengapresiasi inovasi yang dilakukan warganya, yakni berinovasi dengan menanam padi secara hidroponik. Sehingga apa yang dilakukan oleh seorang petani muharoni sehingga bisa dijadikan contoh oleh warga lainnya.

“Semoga ini bisa dijadikan contoh warga lainnya, karena wilayah Kelurahan Taman Baru dulunya wilayah pertanian. Namun seiring dengan pertumbuhan dan padatnya penduduk serta industri perumahan, lahan pertanian di wilayah tersebut semakin terkikis oleh pembangunan,” tukasnya.

(Rmp/Btp)

Comments are closed.