Andri Kabarnya Sudah Diganti – Bantentop

0
27

CILEGON – (BTP) – Setelah melakukan intimidasi kepada pedagang CFD Cilegon untuk memilih paslon nomor urut 2 Pasangan Calon Ratu Ati Marliati-Sokhidin, rupanya Bambang Andriato (Andri) juga menjadi Ketua KPPS 13 Kelurahan Karangasem, Kecamatan Cibeber.

Berdasarkan informasi yang beredar, Andri pun langsung di PAW pada Kamis 26 Neovember 2020. Keterlibatan Andri sebagai ketua KPPS seperti membuktikan adanya indikasi keberpihakan penyelenggara Pilkada Cilegon kepada salah satu paslon.

Ketua Himpunan Pemuda Al-khairiyah Kota Cilegon Ismatullah yang sempat melaporkan Andri ke Bawaslu Kota Cilegon merasa jika ada permainan dalam penyelenggara Pilkada Kota Cilegon.

“Kabarnya sudah langsung di PAW, ya? Kok, baru sekarang?,” kata Ismat, Kamis (26/11/2020).

Kasus intimidasi pedagang CFD yang dilakukan Andri mencuat di awal November. Mestinya penyelenggara pemilu tahu jika apa yang dilakukan Andri dapat mencoreng berlangsungnya demokrasi.

“Baru-baru ini juga Andri ditetapkan bersalah oleh Bawaslu. Namun sangsinnya pun cukup dengan teguran,” tambahnya.

Melihat kasus Andri, Ismat khawatir pelaksanaan pesta demokrasi dinodai oleh tindak kecurangan dan menguntungkan salah satu paslon saja.

“Setelah kasus intimidasi, kemudian ketahuan jadi Ketua KPPS. Kebongkar juga kan bentuk kecurangannya,” imbuhnya.

Sementara, Komisioner KPU Divisi SDM Pachturrahman menyatakan, yang melakukan perekrutan petugas KPPS adalah PPS atau badan ad hok tingkat Kelurahan dan berdasarkan informasi Andri sudah diganti.

“Kalau tidak salah itu sudah diganti oleh PPS Kelurahan Karang Asem,” jelasnya.

(Rmp/Btp)

Comments are closed.