Ketua DPRD Banten Hadiri Penyerahan DIPA dan TKDD tahun 2021 dari Gubernur Banten – Bantentop

0
28

SERANG – Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni menghadiri Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan daftar alokasi Transfer Ke Daerah Dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2021, di Pendopo Gubernur Banten, Curug, Kota Serang, Senin (30/11/2020).

“Hari ini saya menghadiri penyerahan DIPA dan TKDD tahun 2021, dana ini diinstruksikan untuk segera dapat direalisasikan sebelum Januari 2021,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Gubernur Banten Wahidin Halim, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Sekda Provinsi Banten Al Muktabar, Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar, Forkopimda Provinsi Banten serta para kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten

Dalam sambutannya, Gubernur Banten Wahidin Halim menginstruksikan untuk menggerakkan perekonomian Provinsi Banten. Pada tahun 2021 serapan anggaran APBD dan APBN harus mampu mencapai 85 persen. Sementara untuk serapan APBD dan APBN tahun 2020 mencapai 80 persen.

“Anggaran yang yang disediakan dalam rangka penanganan Covid-19 sebesar Rp770 miliar. Hingga 16 Nopember 2020 telah direalisasikan sebesar 609,64 miliar atau 79,17 persen. Digunakan untuk penanganan kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19, penanganan dampak ekonomi, dan penyediaan jaring pengaman sosial masyarakat terdampak Covid-19,” ungkapnya.

Gubernur juga mengingatkan, kasus Covid-19 kembali meningkat di saat Provinsi Banten berada di Zona Orange. Sementara, masyarakat semakin cuek dan tidak acuh terhadap peraturan.

“Kembali saya mengajak bapak dan ibu serta lembaga yang bapak dan ibu pimpin untuk menjadi garda terdepan dalam pencegahan Covid-19,” ajak Gubernur.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten Ade Rohman mengungkapkan APBN sebagai instrumen utama dan sangat penting dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19, memberikan perlindungan sosial dan dan pemulihan ekonomi.

“Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada tahun 2021, diproyeksikan sebesar 5.0 persen. Pertumbuhan ekonomi Banten ditargetkan 5,20 persen,” ungkapnya.

“Keberhasilan dalam mengendalikan pandemi akan menjadi faktor dalam menentukan akselerasi pemulihan ekonomi tahun 2021,” tambahnya.

Dikatakan, alokasi DIPA K/L dan Tranfer ke Daerah Provinsi Banten pada tahun anggaran 2021 mencapai Rp28,10 triliun. Untuk alokasi TKDD sebesar Rp16,42 triliun dan untuk DIPA K/L sebesar Rp11,67 triliun.

Sementara itu untuk kinerja keuangan APBN 2020 di Provinsi Banten, DIPA K/L telah terserap Rp11,6 triliun atau 80,29 persen dari Rp14,4 trilun. Sementara untuk DAK Fisik telah terserap Rp596,8 miliar atau 99,84 persen dari Rp629,2 miliar. Sedangkan untuk Dana Desa telah terserap Rp934,1 miliar atau 84,20 persen dari Rp1,1 triliun. (Red)

Comments are closed.