Kejaksaan Kembali Periksa Pegawai Kemenag Pandeglang – Bantentop

0
149

Pandeglang – BTP – Kejaksaan Negeri Pandeglang kembali memeriksa 2 orang pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang terkait adanya beberapa laporan masyarakat salah satunya tentang adanya dugaan penyimpangan bantua hibah untuk Pondok Pesantren (Ponpes). Namun pihak kejaksaan tidak menyebutkan kedua nama yang dimintai keterangan tersebut.

“Pemeriksaan dilakukan adanya beberapa laporan masyarakat, salah satunya sepengetahuan saya terkait bantuan hibah Pondok Pesantren dan saat ini masih dalam penyelidikan atau pengumpulan data. Beberapa ponpes kita mintai keterangan, setelah itu akan kita ekspos apakah ada tindak pidana melawan hukum atau tidak.” ungkap Suwarno,SH selaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang kepada media, Senin (07/12/20)

Menurut Kejari, pemanggilan beberapa pegawai Kemenag Kabupaten Pandeglang dan beberapa ponpes hanya pemeriksaan sifatnya pemeriksaan.
“Kita belum bisa menyampaikan siapa-siapa yang dimintai keterangan itu.” katanya.

Sebelumnya diberitakan,
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pandeglang (Kemenag) memeriksa laporan masyarakat adanya dugaan jual beli kuota haji hingga dana hibah pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tahun 2019.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Pandeglang, Ario Wicaksono mengatakan, pemanggilan terhadap Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Pemanggilan itu untuk klarifikasi, sekaligus pulbaket dan puldata kasus dugaan jual beli kuota haji dan penggunaan dana hibah pemberangkatan dan pemulangan tahun 2019. Sekarang kasus ini sedang kita dalami, dan baru penyelidikan,” terangnya singkat.

Sementara Kepala Kemenag Pandeglang, H.Endang dan Kasi Urusan Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Pandeglang, H.Wawan Sofwan untuk konfirmasi terkait pemeriksaan kejaksaan itu belum bisa dikonfirmas, begitu pula melalui pesan Washapp tidak menjawab.

(Btp)

Comments are closed.