Basarnas Banten Berhasil Menemukan Jasad Korban Yang Hanyut Terbawa Arus di Sungai Cikangkahan 2

0
55

LEBAK – (BTP) – Hari ketiga, Basarnas Banten kembali melaksanakan pencarian hilangnya Apud (17) seorang santri Ponpes Darul Ulum yang hanyut pada Minggu (6/12/2020) saat meluapnya sungai Cilangkahan 2, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak-Banten.

Akhirnya, pada pencarian di hari ketiga tim SAR Basarnas Banten berhasil menemukan Korban dalam keadaan meninggal, Selasa (8/12/2020) sekira pukul 17.20 WIB.

“Hari ini (Selasa (8/12/2020)-red) dilaksanakan operasi SAR hari ketiga terhadap kondisi membahayakan jiwa manusia, 1 orang santri hanyut di sungai Cilangkahan 2 Desa Pagelaran Kecamatan Malingping,” kata Kepala Basarnas Provinsi Banten Zaenal Arifin melalui pesan elektronik, Selasa (8/12/2020).

Dijelaskan Zaenal, pada TW 1208 0700 G Tim Sar gabungan memulai pencarian sebagai berikut, SRU 1 melakukan pencarian dengan perahu karet sejauh 7 km kearah hilir. SRU 2 melakukan  pencarian darat dengan menyusuri sungai sejauh 7 KM ke arah hilir. Pada TW 1208 1210 G Tim istrahat dan kembali melakukan pencarian pada TW 1208 1300 G. Pada TW 1208 1310 G, tim kembali melakukan pencarian kembali sesuai renops

“Alhamdulillah, pada TW 1208 1720 G, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal di koordinat 06°47’51″S – 106°2’28″E dgn jarak 5 km dr LKP dan langsung di evakuasi ke rumah duka,” terang Zaenal.

Lebih lanjut Zaenal mengatakan, alat yang digunakan dalam pencarian korban hanyut tersebut, diantaranya Rescue car tipe 2 Banten, Palsar Air, Pasar komunikasi, Palsar Medis dan APD Hazmat

“Unsur yang terlibat, Tim Rescue KP&P, Koramil Malingping, Polsek Malingping, BPBD Kabupaten Lebak, PMI Malingping dan Tagana Malingping serta Masyarakat,” paparnya seraya pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pihak pihak yang telah ikut terlibat dalam pencarian korban hanyut tersebut.

“Dengan ditemukannya korban maka OPS SAR dihentikan dan unsurs potensi dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih dan diusulkan penutupan operasi SAR,” pungkas Zaenal.

(Bud/Btp)

Comments are closed.